Wings Air Geber Sterilisasi dan Kebersihan Armada Pesawat

Maskapai Wings Air menggeber sterilisasi dan kebersihan armada pesawat untuk menjaga aspek higienis, terutama dari kemungkinan paparan virus Corona (Covid-19).

“Penyemperotan dan pembersihan pesawat adalah kegiatan rutin, berjadwal serta mandatori, guna memastikan kebersihan, aspek higienis,” tutur Komunikasi Strategis Perusahaan Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, Sabtu (21/3/2020).

Wings Air beroperasi menggunakan pesawat bermesin baling-baling (propeller). Total armada 64 terdiri dari 19 unit jenis ATR 72-500 dan 45 ATR 72-600.

Danang mengatakan, proses pembersihan pesawat dilakukan oleh tim teknisi dan aircraft interior exterior cleaning (AIEC). Pembersihan meliputi bagian dalam dan luar pesawat. Rata-rata pengerjaan 60-120 menit.

Baca Juga:

Wings Air Tetap Terbangi Rute Domestik dari Bandara Adisutjipto

COVID-19 di Serawak, Wings Air Setop Rute Pontianak – Kuching

Rangkaian pembersihan rutin dan sterilisasi yang terus ditingkatkan pada setiap detail bagian pesawat, meliputi kokpit, dapur, bagasi kabin, dinding kabin, serta kursi awak pesawat dan penumpang.

Selain itu, dilakukan juga penggantian penutup sandaran kepala di kursi, pembersihan area kargo, karpet lantai kabin, hingga pintu dan jendela pesawat

Bagian eksterior pesawat pun turut dibersihkan menyeluruh, serta tangga menuju pesawat dan lainnya.

“Dalam rangka sebagai langkah preventif dan antisipasi utama mengenai dampak wabah corona virus disease (covid-19), Wings Air telah meningkatkan serta menjalani fase sterilisasi pengerjaan pesawat,” kata Danang.

Disebutkan Danang, untuk pencegahan virus, intensitas sterilisasi terus dijalankan dan pengawasan komprehensif. Penyemperotan berkala cairan multiguna pembunuh kuman dilakukan sesuai prosedur yang berlaku, yakni sebelum penumpang masuk ke pesawat dan ketika pesawat selesai menjalani rotasi atau pergerakan.

“Selain itu, pembersihan dan sterilisasi pesawat dilakukan di pusat perawatan dan pemeliharaan di hangar, salah satunya di Batam Aero Technic (BAT), dengan rata-rata proses pengerjaan 120 menit,” tandasnya.