Trump: Maskapai Tak Minta Bantuan Finansial Meski Terdampak COVID-19

Terkait dengan pengendalian virus Corona (COVID-19), Presiden Amerika Serikat (AS), Donald J. Trump mengumpulkan pucuk pimpinan berbagai perusahaan maskapai penerbangan di Gedung Putih, Rabu, 4 Maret 2020. Tujuan dari pertemuan itu untuk memastikan setiap maskapai meningkatkan metode screening serta kebersihan pesawat.

Dikutip dari laman Channel News Asia, Kamis (5/3/2020), dalam pertemuan, berkumpul berbagai perwakilan dari maskapai penerbangan AS. Mulai dari Southwest Airlines, United Airlines, American Airlines, hingga Jet Blue. Mereka disambut oleh Trump, Wakil Presiden Mike Pence, dan beberapa pajabat tinggi AS.

Dalam pertemuan itu, Trump juga meminta maskapai untuk bersiap-siap menghadapi penurunan frekuensi penerbangan internasional. Untuk menutupi kekurangan yang terjadi, Trump menyarankan maskapai yang berkumpul untuk menggenjot penerbangan domestik.

“Mereka tidak meminta bantuan finansial untuk meringankan dampak virus Corona,” tegas Trump.

Baca Juga:

Virus Corona, Kemenhub Beri Sinyal Pembatasan Terbang ke 4 Negara Ini

Maskapai Bantah Tutup Sementara Rute Internasional dari Bandung

Menanggapi hasil pertemuan di Gedung Putih, CEO United Airlines, Oscar Munoz, memastikan bahwa pihaknya akan terus menjaga kebersihan armada pesawat. Selain itu, para awaknya sudah mengganti cara bersalaman menjadi fist bump (meninjukan kepalan tangan masing-masing) untuk komunikasi sehari-hari.

Hal serupa diungkapkan CEO American Airlines, Doug Parker. Dia mengatakan, selain akan meningkatkan kebersihan pesawat, pihaknya juga akan mempermudah cara penumpang mengganti agenda perjalanan mereka.

Hingga berita ini ditulis, tercatat ada 80 kasus COVID-19 di AS. Jumlah korban meninggal disebabkan virus tersebut di AS sebanyak 11 orang. Mayoritas kasus berada di negara bagian Washington DC atau Ibu Kota AS.

Adapun total kasus virus Corona di dunia tercatat sebanyak 95.036 kasus, dengan korban meninggal sebanyak 3.283 orang dan pasien sembuh 52.898 orang.