Wed. Apr 8th, 2020

Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani, 17 Penerbangan Tertunda

Pesawat kargo milik maskapai penerbangan Trigana Air Service tergelincir di Bandara Sentani, Jayapura, Papua, Selasa (25/2/2020), pada pukul 07.20 WIT. Sumber gambar: Istimewa.

                                   

Pesawat kargo milik maskapai penerbangan Trigana Air Service tergelincir di Bandara Sentani, Jayapura, Papua, Selasa (25/2/2020) pagi sekitar pukul 07.20 WIT.

Pesawat berjenis Boeing 737-300 tersebut tergelincir ke arah kanan ketika akan lepas landas. Badan pesawat yang melintang menghalangi pesawat lain untuk menggunakan landas pacu.

Roda depan pesawat yang patah menyulitkan untuk melakukan evakuasi pesawat dengan cepat, sementara roda kanan ambles di pinggir lansadan.

Akibat hal tersebut, belasan jadwal penerbangan terganggu. Sebab, untuk sementara landasan pacu tidak dapat digunakan.

“Akibat inisiden ini, terdapat 17 penerbangan terdampak dengan total penumpang mencapai 793 orang,” terang General Manager Bandara Sentani, Antonius Widyo Praptono dalam keterangan tertulis, Selasa.

Dia mengatakan, sebagian besar penumpang yang terdampak penundaan penerbangan akibat insiden tergelincirnya Trigana Air meminta untuk mengganti jadwal penerbangan ke hari berikutnya.

Baca Juga:

Trigana Air Mulai Jalankan Angkutan Subsidi Kargo Udara di Papua

Asian One Air dan Smart Aviaton Jadi Pemain Baru Penerbangan Perintis

Namun dia menjelaskan, hal tersebut merupakan kewenangan dari masing-masing maskapai yang terdampak kejadian tersebut.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat insiden tergelincirnya pesawat Trigana Air ini,” ucap Praptono.

Proses evakuasi pesawat kargo Trigana kini telah selesai. Saat ini, petugas sedang melakukan pemeriksaan terhadap kondisi landas pacu dari Debris dan FOD.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui apa penyebab tergelincirnya pesawat kargo tersebut.