Tinggal Sepekan, Ini Sederet Capaian Satgas TMMD di Kalteng

Read Time:2 Minute

Gelar giat Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-109 di Kecamatan Pulau Hanaut, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, tinggal sepekan lagi. Sebanyak 150 personel dilibatkan dalam kegiatan ini. Terdiri dari Prajurit Kodim 1015 Sampit, Polri dan masyarakat.

Sejak dibuka 22 September lalu, Satgas TMMD bersama warga setempat bahu-membahu menyelesaikan sejumlah perbaikan dan pembangunan sarana fisik.

Dalam siaran pers yang IndoAviation terima (14/10/2020), disebutkan bahwa ada lima sasaran fisik yang ingin dicapai satgas TMMD. Yaitu jembatan Handil Gayam berdimensi 15,30 meter x 3,80 meter yang berlokasi RT 11/4 Desa Bapinang Hilir, jembatan Handil Samsu 42 meter x 3,80 meter di RT 12/4 Desa Bapinang Hilir dan jembatan Sie Babirah 42 meter x 3,80 meter di RT 07/03 Desa Babirah.

Dua sasaran fisik lainnya adalah rehabilitasi musholla Al Hidayah dengan dimensi 6,50 meter x 6,50 meter di Desa Bapinang Hulu dan pembangunan pos terpadu di Desa Bapinang Hulu.

Untuk rehab tiga jembatan sudah hampir selesai seluruhnya. Jembatan Handil Gayam dan Handil Samsu menyisakan pemasangan lantai jembatan dan pengecatan.

Sedangkan renovasi musholla sudah 100 persen, sementara pembangunan pos terpadu telah hampir 100 persen pengerjaannya.

“Pelaksanaan TMMD kali ini memang sangat berat. Banyak tantangan yang dihadapi, khususnya untuk pengiriman material,” ujar Dandim 1015 Sampit, Letkol Czi Akmad Safari.

Salah seorang warga Desa Bapinang Hilir, M. Alpundi mengatakan bahwa jembatan yang ada di desa mereka memang sudah tidak layak lagi kondisinya. “Dengan adanya TMMD, kini kami memiliki jembatan yang sangat layak,” ucapnya.

Sementara itu, Jafar yang juga warga setempat menyebutkan bahwa jembatan di desanya dalam 30 tahun terakhir tidak pernah di renovasi.

Satgas TMMD Reguler ke-109 membagikan masker kepada warga Kecamatan Pulau Hanaut, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Sumber gambar: Kodim 1015 Sampit.

Untuk giat nonfisik, salah satu yang dilakukan adalah mengkampanyekan pencegahan penyebaran Covid-19 dengan membagikan masker gratis kepada masyarakat setempat. Pembagian masker dilakukan diruas jalan utama.

“Ini merupakan bentuk dukungan Satgas TMMD terhadap penerapan protokol kesehatan Covid-19 di lokasi pelaksanaan TMMD. Melalui kegiatan ini, kami ingin menggugah kesadaran warga untuk patuh dan taat terhadap protokol kesehatan Covid-19,” terang Akmad Safari.

“Kami berupaya agar kegiatan TMMD Reguler ke-109 ini tidak hanya sukses dalam sasaran fisik, tetapi juga nonfisik,” imbuhnya.

Selain melakukan perbaikan sejumlah sarana fisik dan giat sosial, program TMMD juga menggelar lomba jurnalistik bagi para pelajar, mahasiswa, dan jurnalis setempat.

“Lomba ini digelar sebagai (bagian dari) program dari TMMD, dan sebagai wadah untuk pelajar, mahasiswa, dan jurnalis untuk berkarya,” tutur Danramil Mentawa Baru Ketapang, Sutomo.

Pada lomba tersebut, pihaknya menyiapkan dana sebesar Rp22 juta untuk hadiah. Pemenang lomba akan diumumkan dan diberikan hadiah pada penutupan TMMD nantinya.