Tak Punya SIKM, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Akan di Karantina 14 Hari

Setiap penumpang pesawat yang mendarat di Bandara Soekarno-Hatta dan akan melanjutkan perjalanan ke wilayah aglomerasi Jabodetabek wajib memiliki Surat Izin Keluar/Masuk (SIKM). Surat tersebut dapat diajukan secara daring melalui situs corona.jakarta.go.id.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta No. 47/2020 tentang Pembatasan Kegiatan Berpergian Keluar Dan/Atau Masuk Provinsi DKI Jakarta Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19.

Sejalan dengan itu, Bandara Soekarno-Hatta mulai 26 Mei 2020, mengaktifkan posko pemeriksaan guna memenuhi ketentuan dalam Pergub tersebut.

Presiden Direktur Angkasa Pura II (AP 2), Muhammad Awaluddin mengatakan, sesuai pembahasan Komite Fasilitas (FAL) Soekarno-Hatta pada 25 Mei 2020, ditetapkan adanya tiga posko pemeriksaan sebagai prosedur pemeriksaan kedatangan penumpang rute domestik seiring dengan berlakunya Pergub itu.

Baca Juga:

Gandeng TNI-Polri, Kemenhub Beri Tindakan Hukum Pelepas Balon Udara Secara Liar

AirNav: Menerbangkan Balon Udara Secara Liar Diganjar Rp500juta

Pemeriksaan SIKM dilakukan di posko pemeriksaan 3 oleh personel gabungan yang terdiri dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bandara Soekarno-Hatta, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Satpol PP.

Di posko pemeriksaan 3, jika ada penumpang pesawat yang ingin menuju ke wilayah Jabodetebak namun tidak dapat menunjukkan SIKM, maka penanganan penumpang yang bersangkutan akan diserahkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bandara Soekarno-Hatta ke Pemprov DKI untuk kemudian dilakukan karantina selama 14 hari di GOR Cengkareng.

“Pengajuan SIKM dapat dilakukan secara online saat calon penumpang pesawat berada di kota asal keberangkatan. Kami informasikan di Bandara Soekarno-Hatta tidak terdapat meja atau pos pengajuan SIKM,” ujar Awaluddin, Selasa (26/5/2020).

Di posko pemeriksaan 1, personel Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan (KKP Kemenkes) melakukan pengamatan tanda gejala fisik, pengukuran suhu tubuh dan pemeriksaan dokumen Health Alert Card (HAC) penumpang.

Sementara di posko pemeriksaan 2, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bandara Soekarno-Hatta melakukan klasifikasi penumpang dengan tujuan akhir Jabodetabek atau bukan Jabodetabek.