Tahun Ini Bandara Dubai Disambangi 64,3 Juta Penumpang

Otoritas bandara Dubai memperkirakan lalu lintas penumpang di Bandara Dubai (DXB) akan mencapai 64,3 juta penumpang pada akhir tahun 2022 ini. Hal ini antara lain didasarkan pada angka pertumbuhan yang kuat pada kuartal ketiga tahun ini.

Perkiraan itu didasarkan pada data lalu arus penumpang di Bandara Dubai yang cukup gemilang pada paruh kedua tahun ini, yang rata-rata mencapai angka lebih dari 6 juta penumpang per bulan. Dubai mencatat 18,5 juta penumpang di kwartal ketiga 2022.

“Pertumbuhan lalu lintas penumpang sangat luar biasa sepanjang tahun dan terus melebihi ekspektasi kami. Meskipun kami sangat senang dengan angka-angka tersebut, yang benar-benar memberi kami kepuasan luar biasa adalah bagaimana komunitas bandara bekerja sama untuk terus meningkatkan standar kualitas layanan. Pendekatan kolaboratif dan inisiatif transformasi kami membuat perbedaan nyata kepada pelanggan kami, dan itu tetap menjadi ukuran utama kesuksesan kami,” kata Paul Griffiths, CEO Dubai Airports.

Volume penumpang di DXB mencatat lonjakan tiga digit pada kuartal ketiga mencapai 18.455.938, mendorong lalu lintas tahun-ke-tanggal September menjadi 46.340.826 penumpang, peningkatan tahun-ke-tahun sebesar 167,6%. Volume lalu lintas YTD mewakili 72% dari lalu lintas penumpang pra-pandemi DXB selama periode yang sama pada tahun 2019.

Pergerakan penerbangan di kuartal tiga juga melonjak menjadi 98.577. Hal ini mendorong jumlah pergerakan penerbangan yang tercatat antara Januari dan September menjadi 274.911, naik 159,5% dari tahun ke tahun.

India adalah negara tujuan teratas di DXB dalam hal volume lalu lintas. Ada  6,8 juta penumpang dalam sembilan bulan pertama tahun ini menuju ke India. Arab Saudi berada di posisi kedua dengan 3,4 juta penumpang, diikuti Inggris 3,2 juta penumpang, dan Pakistan 2,7 juta penumpang. Pasar negara lain yang perlu diperhatikan adalah AS dan Australia dengan masing-masing 2,2 juta dan 1,1 juta penumpang.

Tiga kota teratas berdasarkan lalu lintas adalah London 2 juta penumpang, Riyadh 1,5 juta dan Mumbai 1,3 juta.