Wed. Jan 22nd, 2020

Tahun 2026 Bandara Ngurah Rai Sanggup Tampung 37,6 Juta Penumpang

Counter check-in di Terminal Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali telah beroperasi normal hari ini (20/4/2019) pascakebakaran yang terjadi Jum'at (19/4/2019) sore. Sumber gambar: AP I.

                                   

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Denpasar, Bali kapasitas daya tampungnya akan ditingkatkan menjadi 37,6 juta penumpang di tahun 2026. Hal ini diungkapkan General Manager Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Herry A. Y. Sikado.

Herry mengatakan, dengan proyeksi wisatawan, baik domestik dan asing yang akan terus datang ke Bali, saat telah dilakukan berbagai kajian terkait rencana pengembangan Bandara Ngurah Rai ke depan.

“Saat ini, kami sedang dalam tahapan penyusunan masterplan pengembangan bandar udara yang nantinya dapat mencapai daya tampung maksimum di angka 37,6 juta penumpang di tahun 2026. Inilah kapasitas maksimum yang dapat dilayani nantinya,” kata Herry, seperti dikutip Kompas.com (12/1/2020).

Kata Herry, saat ini telah dirampungkan infrastruktur di area sisi udara yang bertujuan meningkatkan kapasitas landas pacu dalam melayani pergerakan pesawat per jamnya. “Namanya Rapid Exit Taxiway (RET),” ucap Herry.

Dia mengatakan, pada akhir Januari 2020, RET sudah dapat dioperasikan.

Herry menyebutkan, saat ini daya tampung maksimum landas pacu bandara mencapai 32 pergerakan per jamnya. Dengan berfungsinya RET, maka daya tampung landas pacu per jamnya akan bertambah.

Dia mengungkapkan, RET akan berfungsi untuk mempercepat pergerakan pesawat di area sisi udara.