Fri. Apr 10th, 2020

Ambil Alkes Corona ke Cina, Menhan Surati Panglima TNI Minta Pesawat

Pesawat angkut Lockheed L-100-30 Hercules A-1314 milik TNI AU. Sumber gambar: Ery.

                                   

Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto meminta dukungan armada pesawat kepada Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto untuk mengambil sejumlah alat kesehatan (alkes) di Shanghai, Cina yang akan digunakan di Indonesia untuk menanggulangi virus corona (Covid-19). Permintaan tersebut tertuang dalam Surat Menteri Pertahanan bernomor B/667/M/III/2020.

“Mohon Panglima TNI dapat memberikan dukungan pesawat terbang dalam rangka pengambilan alat kesehatan yang berada di Shanghai, Republik Rakyat Tiongkok (Cina),” bunyi surat tersebut yang ditandatangani Prabowo, seperti dikutip CNNIndonesia.com, Kamis (19/3/2020).

Dalam surat itu disebutkan sejumlah alat kesehatan yang ingin diambil antara lain; disposable mask, N95 mask, protective clothing, goggles, gloves, shoe covers, infrared thermometer dan surgical caps.

Alat-alat tersebut akan digunakan oleh Tim Medis Kementerian Pertahanan dan TNI untuk pencegahan dan penanggulangan pandemik virus corona di Tanah Air.

Baca Juga:

Menhan Optimis 5 Tahun Lagi Industri Pertahanan Nasional Bisa Mandiri

Mantan Danskadron 11 Akui Rafale yang Diminati Prabowo Sangat Superior

Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, pesawat yang diminta oleh Prabowo itu rencananya akan berangkat dalam 1-2 hari mendatang.

“Satu dua hari ini (berangkat),” kata Dahnil (19/3/2020).

Dahnil menerangkan, Prabowo mempertimbangkan penggunaan armada pesawat TNI akan mempermudah proses birokrasi antara pemerintah Cina dan Indonesia, karena akan diprioritaskan.

“Agar mempermudah proses G to G dan cepat, dibandingkan menggunakan fasilitas lain,” ujar Dahnil.

Sayangnya Dahnil tidak menyebutkan secara spesifik apa jenis pesawat TNI yang diminta Prabowo untuk menjemput alkes tersebut dari Cina.

Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Corona, Achmad Yurianto mengatakan, hingga Jum’at (20/3/2020), tercatat telah ada 369 orang yang positif terjangkit Covid-19 di Indonesia. Sebanyak 32 orang meninggal dan 17 sembuh dari virus tersebut.

Kasus positif corona terdapat di DKI Jakarta (215), Banten (37), Jawa Barat (41), Jawa Tengah (12), Jawa Timur (15), DI Yogyakarta (4), Kalimantan Barat (2), Kalimantan Timur (10), Kalimantan Tengah (2), Kepulauan Riau (4), Riau (1), Sumatera Utara (2), Lampung (1), Sulawesi Utara (1), Sulawesi Selatan (2), Sulawesi Tenggara (3), dan Bali (4). Yurianto juga menyebutkan per hari ini ada investigasi 13 kasus.