Super Air Jet Operasi di Terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta

Read Time:1 Minute

Mulai hari ini (6/4/2022), Super Air Jet terbang dari Terminal 1A Bandara Internasional Soekarno-Hatta, setelah pindah dari Terminal 2D. Sebelum direvitalisasi, Terminal 1A dioperasikan hanya oleh Lion Air.

“Perpindahan ini sebagai bagian dalam mengakomodasikan peningkatan penerbangan dan berkembangnya Super Air Jet, pertumbuhan permintaan pasar angkutan udara, serta antisipasi tren lalu lintas penerbangan pada masa yang akan datang,” ujar Ari Azhari, Direktur Utama Super Air Jet dalam siaran pers, Rabu (30/3/2022).

Semua rute penerbangan Super Air Jet yang terbang dari Jakarta (Bandara Soekarno-Hatta – CGK) berangkat dari Terminal 1A. Sampai saat ini, Super Air Jet terbang ke 14 destinasi dari Jakarta, yakni ke Medan (Bandara Internasional Kualanamu – KNO), Batam (Bandara Internasional Hang Nadim – BTH), Palembang (Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II – PLM), Pekanbaru (Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II – PKU), Padang (Bandara Internasional Minangkabau – PDG), Jambi (Bandara Sultan Thaha – DJB), Lampung (Bandara Radin Inten II – TKG), Surabaya (Bandara Internasional Juanda – SUB), Yogyakarta (Bandara Internasional Yogyakarta Kulonprogo – YIA), Solo (Bandara Internasional Adi Soemarmo – SOC), Bali (Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – DPS), Lombok (Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid – LOP), Pontianak (Bandara Internasional Supadio – PNK), Balikpapan (Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman – BPN).

Menurut Ari, pelaksanaan penerbangan Super Air Jet mengacu pada persyaratan penerbangan domestik SE Kementerian Perhubungan Nomor 36 Tahun 2022 yang diberlakukan mulai 5 April 2022, hingga pemberitahuan lebih lanjut. Pelayanannya juga mematuhi ketentuan operasional sesuai dengan Surat Edaran Satgas Nomor 16 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)

“Sebelum melakukan perjalanan  udara, Supers diharapkan memperhatikan seluruh persyaratan terbang yang berlaku. Seluruh sertifikat vaksin yang telah dilakukan, juga hasil tes RDT-Antigen dan RT-PCR dapat diakses dengan menggunakan aplikasi Pedulilindungi, sehingga dapat terbang dengan aman dan nyaman,” ucap Ari.

Berdasarkan SE tersebut, penumpang yang sudah vaksin ketiga atau booster, tidak perlu melakukan tes RDT-Antigen, apalagi RT-PCR. Syarat ini sama dengan penumpang anak-anak di bawah 6 tahun yang didampingi orang dewasa. Sementara persyaratan bagi yang sudah vaksin satu kali harus negatif tes RT-PCR dan yang sudah vaksin dua kali harus negatif tes RDT-Antigen.

Foto: Super Air Jet