Sat. Nov 16th, 2019

Sumbang Inflasi, Maskapai Diminta Tak Naikkan Harga Tiket

Ilustrasi tiket pesawat. Sumber gambar: Pixabay.

Dari rekam jejak sebelumnya, salah satu penyumbang inflasi berasal dari sektor transportasi, khususnya angkutan udara. Inflasi biasanya terjadi dikala musim angkutan seperti momen hari raya atau libur akhir tahun.

Terkait hal itu, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bali bersama Tim Pengendalian Inflasi daerah (TPID) Provinsi Bali akan terfokus sektor transportasi dalam upaya mengendalikan inflasi saat momen tersebut ke depannya.

Usai rapat TPID Bali di Renon, Deputi KPw BI Bali, Azka Subhan mengatakan bahwa untuk mengatasi tekanan-tekanan inflasi yang disumbang dari sektor transportasi, khususnya angkutan udara diharapkan kepada maskapai penerbangan agar tidak menaikkan harga tiket secara berlebihan.

“Kami imbau maskapai kembali menyediakan tambahan tempat duduk termasuk maskapai tidak menaikkan harga tiket karena akan berdampak terhadap kenaikan inflasi,” ujarnya, seperti dikutip Bisnis Bali, Selasa (5/11/2019).

Namun demikian, dia menyadari bahwa pengelolaan harga tiket pesawat tidak mudah dilakukan, mengingat itu semua merupakan kebijakan di maskapai penerbangan. TPID hanya sebatas memberikan imbauan kepada maskapai.

Dia berharap maskapai menerapkan penambahan jumlah penerbangan dan kursi seperti tahun lalu, sehingga dampak kenaikan tiket tidak terlalu tinggi.

“Untuk tahun ini, kami harapkan kondisinya minimal sama seperti tahun lalu, termasuk maskapai tidak menaikkan harga tiket karena akan berdampak terhadap kenaikan inflasi,” tandasnya.

Baca ini juga ya!