Fri. May 29th, 2020

Songsong Pariwisata 2021, Bandara I Gusti Ngurah Rai Cari Mitra Usaha

Ilustrasi mitra usaha food & beverage di bandara. Sumber gambar: IndoAviation/Ery.

                                   

Angkasa Pura I (AP 1) Kantor Cabang Bandara I Gusti Ngurah Rai di Denpasar, Bali, membuka seleksi mitra usaha dalam rangka menyongsong geliat industri pariwisata tahun depan.

“Angkasa Pura I mengundang para pemilik merek internasional dan lokal untuk dapat mengambil peluang emas ini dengan berpartisipasi pada proses seleksi mitra usaha untuk melakukan bisnis di Bandara I Gusti Ngurah Rai di mana Bali terkenal sebagai salah satu destinasi pariwisata favorit dunia,” tutur Direktur Pemasaran dan Pelayanan AP 1, Devy Suradji, Kamis (21/5/2020).

Diinformasikan perseroan, Bandara I Gusti Ngurah Rai memulai seleksi mitra usaha dalam 2 tahap, yaitu:

Tahap 1 pada periode 20 Mei – 12 Juni 2020, terdiri dari:
– 10 paket Food & Beverage
– 11 paket Retail
– 2 paket Service

Tahap 2 pada periode 15 Oktober – 6 November 2020, terdiri dari:
– 2 paket Food & Beverage
– 4 paket Retail
– 4 paket Service
– 1 paket Duty Free

Baca Juga:

WNI Repatriasi Sebut Minim Informasi Protokol Kesehatan di Bandara

Tak Kantongi Hasil Rapid Test, Penumpang Tak Bisa Beli Tiket Pesawat

Seperti diketahui, Bali merupakan destinasi pariwisata favorit di Asia, bahkan dunia. Pada 2019, Bali meraih predikat sebagai destinasi pariwisata nomor 1 di Asia pada ajang Travelers Choice Awards 2019 yang diadakan oleh TripAdvisor, situs perjalanan terbesar di dunia.

Tahun sebelumnya, Bali menduduki peringkat 19 pada Global Destination Cities Index 2018 yang dirilis oleh Mastercard dengan 8,3 juta kunjungan wisatawan mancanegara. Sedangkan pada 2017, Bali dianugerahi predikat sebagai “Destinasi Terbaik Dunia 2017” oleh TripAdvisor.

Hal tersebut tercermin pada peningkatan trafik penumpang pesawat (domestik dan internasional) di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada 2019 yang mencapai 24.168.133 penumpang, naik 1,66% dibanding tahun 2018 yang mencapai 23.773.714 penumpang.

“Dengan tertundanya rencana perjalanan para wisatawan domestik dan internasional pada tahun ini akibat pandemi Covid-19, kami yakin akan terjadi ledakan trafik wisatawan yang berkunjung ke Bali pada 2021. Oleh karena itu kami mengundang mitra potensial, baik internasional maupun lokal, untuk memanfaatkan momen terbaik ini,” tandas Devy.