Singapore Airlines dan Temasek Foundation Terbangkan Persediaan Medis Dukung Program Pangan Dunia

Read Time:1 Minute

Singapore Airlines (SIA) bersama Temasek Foundation menerbangkan persediaan medis penting serta barang kesehatan dan kemanusiaan lainnya ke tempat-tempat yang dibutuhkan di seluruh dunia. Bantuan ini dilakukan melalui perjanjian kerja sama dengan Program Pangan Dunia (PPD) untuk mendukung tanggapan global Covid-19.

Dalam perjanjian tersebut, SIA menyediakan penerbangan carter ad-hoc dan kargo dalam layanan berjadwal dengan dasar pengembalian biaya operasi. Biaya penerbangan ditanggung oleh kontribusi hingga 6,5 juta dollar AS dari Temasek.

“Program yang bermanfaat ini memungkinkan kami untuk memanfaatkan keahlian kami sebagai penyedia pengiriman udara global. Menggunakan jaringan internasional kami untuk mengirimkan persediaan penting ke titik-titik yang dibutuhkan dan membantu membuat dampak positif pada komunitas yang telah terkena dampak langsung Covid-19,” ungkap Chin Yau Seng, Senior Vice President Cargo SIA dalam siaran pers, Selasa (11/8/2020).

Sementara itu, CEO Temasek Foundation, Ng Boon Heong mengatakan, “Bersama-sama kita akan lebih mampu dalam memerangi pandemi global Covid-19 dengan upaya kolaborasi sinergis di komunitas internasional.”

Ditambahkannya, kemitraan tersebut adalah salah satu cara untuk memastikan bahwa persediaan penting bisa menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan, meski terpisah jarak. “Kami senang dapat mewujudkan kemitraan dengan dua pihak yang terbaik di bidangnya masing-masing,” ucapnya.

PPD menyediakan tulang punggung logistik dalam upaya global Covid-19. Mengoperasikan jaringan antara pusat dengan jalur udara penumpang dan kargo. PPD-lah yang memastikan distribusi persediaan dan dukungan berlangsung stabil ke garis depan pandemi.

Sejak layanan itu dimulai pada Mei 2020, PPD telah mengelola lebih dari 800 penerbangan kemanusiaan ke 159 negara, dengan kargo yang cukup untuk mengisi 188 pesawat jet jumbo. Ini diperkirakan dibutuhkan untuk transportasi udara PPD dalam beberapa pekan mendatang.

Untuk mempertahankan layanan umum PPD atas nama komunitas kemanusiaan dan kesehatan, diperkirakan membutuhkan dana 965 juta dollar AS. Namun sampai saat ini baru 21 persen dari jumlah tersebut yang telah diterima. Maka penerbangan penumpang dan kargo PPD kemungkinan besar akan berhenti pada akhir Agustus 2020 jika tidak ada dukungan tambahan.

“Permintaan untuk layanan umum PPD bertambah setiap minggu, sedangkan sumber daya yang ada sangat terbatas. Maka dukungan tambahan sangat dibutuhkan,” ungkap Amer Daoudi, Covid 19 Corporate Response Director PPD, seraya berterima kasih kepada SIA dan Temasek. (nie)