Simultan Terapkan Biosecurity & Biosafety Management, AP II Jamin Penerbangan Sehat

Demi menjamin kesehatan penumpang pesawat terbang dan pekerja di 19 bandaranya, PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) memperkenalkan konsep biosecurity management dan biosafety management. Upaya ini dilakukan untuk menciptakan atmosfer yang dapat menjaga kepercayaan dan keyakinan publik terhadap sektor penerbangan dalam menghadapi tantangan berat Covid-19.

“Ini juga merupakan upaya kami agar penerbangan tetap optimal berkontribusi dalam mendukung aktivitas masyarakat serta mendukung perekonomian,” jelas Muhammad Awaluddin, Presiden Direktur AP II dalam siaran pers, Jumat (16/10/2020).

Biosecurity management dijalankan dengan program physical distancing, health screening, passenger touchless processing, facility cleanliness, dan people protection. Sementara itu, lewat biosafety management, AP II memiliki program biohazard precautions, environment screening, testing lab facilities, infrastructure sterilization, dan public health assurance.

“Penerapan biosafety dan biosecurity management harus dilakukan secara simultan; tidak bisa sendiri-sendiri. Kedua konsep tersebut saling melengkapi untuk menciptakan Airport Public Health Security,” jelas Awaluddin.

Disebutkan bahwa biosafety dan biosecurity management juga sebagai upaya meningkatkan kepercayaan untuk penerbangan internasional.

“Di tengah pandemi, protokol kesehatan di bandara menjadi sangat penting. Mungkin pula menjadi salah satu persyaratan untuk konektivitas internasional di sejumlah negara. Bandara Soekarno-Hatta siap untuk itu karena telah mengadopsi biosecurity dan biosafety management,” ungkap Awaluddin.

Foto: AP II