Selama Januari 2019 Penumpang penerbangan domestik turun 12,55%

Read Time:1 Minute

Badan Pusat Statistik (BPS) mengeluarkan laporan yang menyebutkan adanya penurunan penumpang angkutan udara domestik sepanjang Januari 2019. Disebutkan, jumlah penumpang angkutan udara domestik pada periode tersebut hanya berjumlah 6,7 juta orang. Angka tersebut mengalami penurunan sebesar 12,55% dari Januari 2018 dengan jumlah 7,6 juta penumpang.

Bila dibandingkan dengan Desember 2018, jumlah penumpang penerbangan domestik juga mengalami penurunan sebesar 16,07%. Pada periode tersebut tercatat jumlah penumpang penerbangan domestik sebanyak 7,93 juta penumpang.

“Penurunan ini dikarenakan pengaruh pola bulanan. Januari memang biasanya mengalami penurunan,” terang Deputi Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Yunita Rusanti, Jum’at (1/3/2019).

Dia menilai, adanya penurunan penumpang penerbangan domestik ini bisa jadi dikarenakan adanya peralihan penggunaan moda transportasi.

Menurutnya, ada kemungkinan penumpang beralih menggunakan jalur darat mengingat sudah bertambahnya tol yang menghubungakan provinsi atau bisa juga penumpang beralih menggunakan kereta.

Berdasarkan data BPS, penurunan penumpang terbesar antara Januari 2019 dengan Desember 2018 terjadi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, yakni sebesar 23,31% atau dari 1,88 juta penumpang menjadi 1,44 juta penumpang.

Disusul penurunan penumpang di bandara Juanda sebesar 12,74% dari 642.100 pada Desember 2018 menjadi 560.300 penumpang di Januari 2019. Penumpang domestik di bandara Ngurah Rai pun mengalami penurunan sebesar 9,90% atau dari 475.700 penumpang menjadi 428.600 penumpang.

Meski banyak bandara mengalami penurunan penumpang, Bandara Kualanamu masih mencatat pertumbuhan penumpang sebesar 9,01% atau dari 257.600 penumpang di Desember menjadi 280,8 penumpang di Februari 2019.