Sehari 1 Penerbangan, Maskapai Bergilir Layani Jakarta – Pangkalpinang pp

Pembatasan jumlah penerbangan di Kepulauan Bangka Belitung efektif diberlakukan mulai 7 April hingga 21 April 2020. Dalam satu hari, hanya diizinkan satu penerbangan rute Jakarta – Pangkalpinang – Jakarta pp.

Dengan adanya pembatasan tersebut, maka hanya akan ada satu maskapai yang boleh mengoperasikan layanan rute tersebut. Telah ditetapkan bahwa masing-masing maskapai akan mendapat giliran untuk mengoperasikan layanan rute itu.

Disebutkan Komandan Gugus Tugas Covid-19 Bangka Belitung, Mikron Antariksa, penerbangan dibatasi setelah seluruh forum komunikasi pimpinan daerah berdialog dengan pihak maskapai.

Hasil dialog tersebut juga telah disampaikan kepada kementerian terkait. Langkah ini diambil dalam upaya meminimalisir migrasi pandemi virus Corona (Covid-19) ke wilayah tersebut.

“Sebagai upaya untuk mencegah penularan Covid-19,” ungkap Mikron, seperti dikutip Kompas.com, Senin (6/4/2020).

Baca Juga:

Garuda Indonesia Sebut Beberapa Penumpangnya Dikarantina di Thailand

Sempat Disetop, Mulai Besok Emirates Kembali Mengudara

Mikron menerangkan, selama berlakunya pembatasan penerbangan, masing-masing maskapai secara bergantian melayani rute Jakarta – Pangkalpinang – Jakarta.

Dia mencontohkan, misalnya pada penerbangan 7 April 2020 akan dilayani maskapai Garuda, maka selanjutnya, pada 8 April 2020 penerbangan akan dilayani Citilink Indonesia. Keesokan harinya, Nam Air. Dilanjutkan Lion Air dan Sriwijaya Air pada hari-hari berikutnya.

Sedangkan, untuk rute Pangkalpinang – Belitung dan Pangkalpinang – Palembang, ditutup sementara. Dengan adanya pembatasan penerbangan, jumlah arus penumpang dipastikan jauh berkurang dibanding hari-hari biasanya.

Sebelumnya, rute Jakarta – Pangkalpinang pp dilayani rata-rata 10 penerbangan setiap harinya.

Disebutkan Mikron, saat ini sebanyak dua warga Pangkalpinang dinyatakan positif terjangkit virus mematikan tersebut.

Satu pasien sedang dirawat di RSUD Belitung. Sementara, satu pasien lainnya telah meninggal dunia.

“Mudah-mudahan dengan segala daya dan upaya yang kita lakukan, tidak ada lagi penambahan kasus ini,” tandas Mikron.