Salah Patok Harga, Cathay Pacific Jual Tiket Bisnis Vietnam-New York Cuma Rp8juta

Operator maskapai penerbangan internasional kesohor di Asia, Cathay Pacific, mengawali tahun 2019 dengan melakukan kesalahan yang sangat menghobohkan. Pasalnya maskapai salah mematok harga tiket penerbangan antarbenua dengan harga yang sangat murah.

Penerbangan kelas bisnis rute Vietnam-New York cuma dibandrol seharga USD675 atau setara Rp8 juta (USD1 = Rp14.460) untuk perjalanan pada Agustus. Padahal tiket bisnis dari Da Nang ke New York umumnya sekitar USD16.000 (Rp231 juta).

Pihak Cathay sudah menyadari kesalahan tersebut dan menjelaskan bahwa kesalahan berasal dari pihak mereka.

Menukil Bloomberg, kabar menyebar di antara kalangan blogger dunia penerbangan. Gary Leff, seorang blogger perjalanan dan pengisi program “View from the Wing” menuliskannya pada 31 Desember 2018 lalu.

Menurut sebuah unggahan di One Mile at a Time, perjalanan pulang-pergi dari Hanoi (Vietnam) ke Vancouver (Kanada) dengan kelas campuran bisnis dan kelas satu bisa didapat dengan harga kurang dari 1.000 dolar AS.

Kesalahan penetapan harga terjadi setelah peretasan canggih pada sistem komputer Cathay tahun lalu yang mengekspos informasi pribadi 9,4 juta penumpang dalam pelanggaran data maskapai terbesar di dunia.

Juru bicara Cathay melalui sambungan telepon, dilansir dari laman Time.com mengaku mengetahui masalah harga ini dan akan memberikan rincian lebih lanjut nanti.

Sementara itu, berdasarkan situs Cathay, Rabu (2/1/2018), tiket kelas bisnis penerbangan New York-Da Nang (Vietnam) dijual dengan harga 16 ribu dolar AS untuk perjalanan Juli dan September. Namun harga tiket tidak tersedia untuk perjalanan Agustus.

Di laman situsnya, Cathay telah menjual tiket ke AS dan tujuan lain dari Vietnam dalam penawaran yang berakhir 31 Desember lalu. Tiket perjalanan pulang pergi ke Los Angeles dijual mulai dari 2.940 dolar AS.

Bagaimana nasib pelanggan yang sudah terlanjut membeli? Tanpa membahas pembatalan, pihak Cathay berjanji memberikan treatment khusus bagi pelanggan yang telah membeli tiket murah tersebut.

“Kami membuat kesalahan, tetapi kami menanti menyambut Anda di pesawat dengan tiket itu. Semoga ini akan membuat 2019 Anda juga ‘spesial!’ tulis Cathay di akun Twitternya, lengkap dengan tagar #promisemadepromisekept (janji dibuat, janji ditepati) dan #lessonlearnt (mengambil pelajaran).

Kejadian serupa pernah terjadi pada Singapore Airlines pada 2014 dan Hong Kong Airlines di tahun lalu. Pihak Hong Kong Airlines pun melakukan hal yang sama, keliru memberi harga tiket bisnis dengan harga ekonomi.