RUPSLB Tetapkan Irfan Setiaputra Jadi Dirut Baru Garuda Indonesia

Airbus A330-900 neo Garuda Indonesia.

Berdasarkan keputusan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar hari ini (Rabu, 22/1/2020), Irfan Setiaputra ditetapkan sebagai Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia. RUPSLB yang dihadiri 90,34 persen pemegang saham ini mempercayakan Irfan menggantikan I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra yang dipecat Menteri BUMN pada awal Desember 2019.

Selain menunjuk Dirut baru, RUPSLB juga mengangkat deretan direksi baru.

Seperti diketahui, Ari Askhara bersama Direktur Human Capital, Heri Akhyar; Direktur Teknik & Layanan, Iwan Joeniarto; Direktur Operasi, Bambang Adisurya Angkasa dan Direktur Kargo & Pengembangan Usaha, Mohammad Iqbal dicopot lantaran terlibat dalam kasus penyelundupan sepeda lipat dan motor gede dalam ferry flight armada terbaru maskapai, Airbus A330-900neo.

“RUPSLB ini juga memperkuat keputusan Dewan Komisaris perihal pemberhentian sementara Direktur Utama dan beberapa jajaran Direksi,” tulis perusahaan dalam siaran pers yang IndoAviation terima, Rabu siang.

RUPSLB 2020 juga memberhentikan dua nama lainnya di jajaran direksi dan komisaris, yakni Direktur Niaga, Pikri Ilham Kurniansyah dan Sahala Lumban Gaol sebagai Komisaris Utama.

Berikut struktur direksi dan komisaris baru Garuda Indonesia berdasarkan konsensus RUPSLB 2020:

1. Direktur Utama : Irfan Setiaputra
2. Wakil Direktur Utama : Dony Oskaria
3. Direktur Layanan, Pengembangan Usaha dan Teknologi Informasi : Ade R. Susardi
4. Direktur Niaga dan Kargo : M. Rizal Pahlevi
5. Direktur Keuangan & Manajemen Resiko : Fuad Rizal
6. Direktur Human Capital : Aryaperwira Adileksana
7. Direktur Operasi : Tumpal Manumpak Hutapea
8. Direktur Teknik : Rahmat Hanafi

Susunan Komisaris yang baru:
1. Komisaris Utama : Triawan Munaf
2. Wakil Komisaris : Chairal Tanjung
3. Komisaris Independen : Elisa Lumbantoruan
4. Komisaris Independen : Yenny Wahid
5. Komisaris : Peter F. Gontha