Punya Peran Vital, CGK dan HLP dalam Pusaran PSBB di Jabodetabek

Menteri Kesehatan RI menyetujui penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi, serta tiga wilayah di Banten. Dengan Demikian, operasional Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma berada dalam pusaran wilayah PSBB tersebut.

Keduanya merupakan bandara utama dan pusat kegiatan bagi masyarakat di wilayah Jabodetabek.

“Peran Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma cukup vital, di mana merupakan penyangga konektivitas transportasi udara di Indonesia dan bandara utama dan pusat kegiatan bagi warga Jabodetabek,” tutur Presiden Direktur Angkasa Pura II (AP 2), Muhammad Awaluddin, Senin (13/4/2020).

“PT Angkasa Pura II telah menjalankan pembatasan sosial di kedua bandara ini, sehingga terintegrasi dengan PSBB di DKI Jakarta, Banten, Bogor, Depok dan Bekasi. Kami menerapkan peraturan dan ketentuan yang sama, guna mendukung pemerintah setempat dalam menerapkan PSBB secara penuh,” imbuhnya.

Baca Juga:

Menkes Setujui PSBB di Banten, AP 2: Bandara Soekarno-Hatta Siap

Maskapai Lain Opsikan PHK Karyawan, AirAsia Pertahankan Semua Staf

Dia mengatakan, kedua bandara yang dikelolanya itu telah melakukan penyesuaian dengan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No. 18 tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19. Dalam pasal 14 aturan tersebut disebutkan bahwa kapasitas (slot time) bandara harus berkurang dan jumlah pemumpang pesawat paling banyak 50% dari jumlah kapasitas tempat duduk dengan penerapan penjarakan fisik.

“Slot time di Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma sudah berkurang, frekuensi penerbangan juga berkurang salah satunya karena masyarakat memenuhi arahan work from home dan PSBB DKI Jakarta. PT Angkasa Pura II dan maskapai juga memastikan jumlah penumpang pesawat maksimal 50% pada setiap penerbangan.”

“Jumlah penumpang di transportasi publik seperti bus dan lain sebagainya juga akan mengikuti peraturan, di mana jumlah penumpang maksimal 50% dari kapasitas,” imbuhnya.

Di samping itu, lanjutnya, personel di terminal penumpang seperti Aviation Security juga akan membantu penerapan PSBB. Misalnya memastikan adanya penjarakan fisik di antara para pengunjung bandara dan meminta agar mereka selalu menggunakan masker selama di bandara.

Adapun kehadiran fisik petugas customer assistant di terminal penumpang saat ini ditiadakan dan diubah menjadi layanan virtual melalui panggilan video yang dinamai VICA (Virtual Customer Assistant).