PSBB Berlaku, Tarif Tiket Pesawat Naik Dua Kali Lipat

Menyusul diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah wilayah, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana menaikkan tarif batas atas (TBA) dan tarif batas bawah (TBB) tiket pesawat.

Dijelaskan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Novie Riyanto, revisi tarif batas tiket pesawat berdasarkan pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 yang diterbitkan 9 April lalu.

Pada Pasal 14 regulasi baru tersebut disebutkan bahwa jumlah penumpang selama PSBB akan dibatasi paling banyak 50 persen dari kapasitas tempat duduk.

Baca Juga:

Jual Tiket Murah di Masa Pandemi Covid-19, Lion Air Diprotes Walikota Padang

Angin Segar, Kemenhub Usul Stimulus Biaya Parkir Pesawat

Merujuk pada aturan itu, Novie mengatakan TBA pesawat penumpang niaga terjadwal berpotensi naik hingga dua kali lipat dari harga yang berlaku saat ini.

“Kami menghitung seolah-olah satu penumpang menjadi (membayar) dua tiket. Jadi (kenaikan tarif) hampir dua kali lipat,” sebutnya di Jakarta, Ahad (12/4/2020).

Novie menargetkan dalam waktu dekat revisi bisa disetujui menteri, sehingga maskapai dapat langsung mengimplementasikan perubahan harga tiket pesawat.

Dikutip Bisnis.com (13/4/2020), Novie berharap peraturan ini dapat menjadi stimulus bagi maskapai yang harus membatasi kapsitas angkut penumpang.

Novie memperkirakan perubahan harga dari maskapai baru akan terjadi tiga hari setelah revisi TBA dan TBB tandatangani.