Persoalan Garuda Cargo dan PT SJL Cargo Bakal ke Pengadilan

Read Time:1 Minute

Karena tidak ada penjelasan lebih lanjut terkait pemutusan keagenan secara sepihak, PT Sumber Jaya Limec (SJL) Cargo akan menggugat Garuda Indonesia ke pengadilan pada minggu depan. Padahal pada akhir Maret 2019, Garuda mengatakan akan melakukan investigasi internal terkait pengaduan SJL Cargo itu.

“Kami akan gugat perdata Garuda Indonesia cq Garuda Cargo ke Pengadilan Negeri Tangerang pada minggu depan, terkait pemutusan sepihak yang dilakukan mereka terhadap klien kami,” ujar Piter Siringoringo, Kuasa Hukum PT SJL Cargo, di Tangerang, Selasa (7/5/2019).

Pihak SJL Cargo mengatakan, pengelola kargo Garuda atau Garuda Cargo melakukan pemutusan keagenan sepihak pada SJL Cargo tanpa alasan ataupun teguran. Pemutusan keagenan itu dilakukan melalui surat nomor GARUDA/JKTGCA/20049/19 pada 4 Februari 2019 yang ditandatangani oleh Pjs GM Cargo Sales Area Jakarta Raya, Anandhito Prakoso.

Menurut Piter, SJL Cargo merupakan mitra bisnis di bidang keagenan kargo udara yang sudah 15 tahun bekerja sama dengan Garuda. Kontribusinya rata-rata 600.000 ton kargo atau senilai Rp69miliar per tahun. SJL Cargo mengirimkan kargo yang diangkut Garuda pada rute Jakarta-Medan dan Banjarmasin-Manado.

Dikonfirmasi rencana gugatan SJL Cargo terkait pemutusan keagenan sepihak tersebut, Direktur Kargo Garuda Indonesia, Mohammad Iqbal mengatakan belum mengetahui hal itu. “Saya nggak tahu itu!” ujarnya pada indopost.co.id (8/5/2019).