Penumpang Sepi, Garuda Indonesia Kandangkan 30 Armada

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan bahwa saat ini setidaknya ada 30 unit armada pesawat yang dikandangkan (grounded). Tindakan ini dilakukan agar perusahaan bisa bertahan di tengah dampak pandemi virus Corona (Covid-19).

Namun demikian, Irfan menyatakan pihaknya akan tetap berupaya melayani semua rute penerbangan yang dioperasikan asalkan tidak ada larangan dari pemerintah.

“Frekuensi (penerbangan) kami kurangi. (Grounded) sudah ada 30 unit pesawat, sekitar itu (untuk) Garuda saja (tak termasuk Citilink Indonesia),” ujar Irfan, seperti dikutip Bisnis.com, Senin (30/3/2020).

Maskapai pelat merah ini tercatat mengoperasikan 201 unit pesawat. Sebanyak 139 unit di antaranya dioperasikan Garuda Indonesia, sementara 62 armada sisanya dioperasikan Citilink Indonesia.

Hibernasi armada dilakukan maskapai untuk menjaga agar biaya operasional tidak membengkak. Seperti diketahui, permintaan perjalanan penumpang sedang menurun lantaran imbas pandemi Covid-19. Selain itu, sepinya permintaan perjalanan juga karena masih dalam periode low season.

Baca Juga:

Industri Terpuruk, Maskapai Inggris Hibernasikan Seluruh Armadanya

Jika Tak Segera Dapat Bailout, Maskapai AS Ancam PHK Puluhan Ribu Pekerja

Irfan mengatakan, pihaknya masih terus melakukan kajian dengan manajemen internal, termasuk pemegang saham, terkait langkah selanjutnya yang perlu diambil apabila pandemi Covid-19 di Tanah Air masih berlanjut.

“Saat ini kami masih melakukan diskusi,” ucap dia.

Sebelumnya, Garuda mengklaim masih mengoperasikan seluruh rute penerbangan domestik secara normal dan belum ada pengurangan frekuensi meski Covid-19 tengah menggeliat.

Irfan mengatakan, belum ada pengurangan untuk rute domestik dalam rangka efisiensi. Adapun pemangkasan rute penerbangan hanya dilakukan untuk penerbangan internasional dari dan ke Cina.

Selian itu, Irfan juga menyebutkan bahwa pembukaan tujuh rute internasional baru melalui Denpasar, Bali masih difinalisasi sebelum diresmikan. Rute-rute tersebut adalah Denpasar-Brisbane, Denpasar-Perth, Denpasar-Mumbai, Denpasar-Kuala Lumpur, Denpasar-Bangkok, Denpasar-New Delhi, hingga Denpasar-Dili.