Sat. Nov 16th, 2019

Penjelasan Garuda Indonesia Soal Sriwijaya Air

Pesawat Boeing 737 Sriwijaya Air di Bandara Internasional SAMS Balikpapan.

Pesawat Boeing 737 Sriwijaya Air di Bandara Internasional SAMS Balikpapan.

Terkait dengan informasi yang beredar di publik perihal penjelasan Direktur Teknik dan Layanan Garuda Indonesia, Iwan Joeniarto tentang status hubungan perusahaan dengan Grup Sriwijaya Air, VP Corporate Secretary Garuda Indonesia, M.Ikhsan Rosan menjelaskan bahwa informasi itu ditujukan kepada pihak Lessor (perusahaan penyewaan pesawat).

“Kami sampaikan bahwa penjelasan tersebut ditujukan kepada Lessor atas pertanyaan mereka tentang posisi Garuda Indonesia atas Sriwijaya,” terang Ikhsan, Kamis (7/11/2019) sore.

Ikhsan menerangkan bahwa hubungan keduanya saat ini hanya sebatas pada hubungan business-to-business dan tanggung jawab Sriwijaya kepada Lessor menjadi tanggung jawab Sriwijaya sendiri.

“Kami saat ini sedang berdiskusi dan bernegosiasi dengan pemegang saham Sriwijaya perihal penyelesaian kewajiban dan hutang-hutang Sriwijaya kepada institusi negara seperti: BNI, Pertamina, GMF, Gapura Angkasa dan lainnya. Awal masuknya Garuda Indonesia Group dalam kerja sama manajemen dengan Sriwijaya adalah dalam rangka mengamankan aset dan piutang negara pada Sriwijaya Group,” paparnya.

Dia mengatakan, Garuda Indonesia berharap Sriwijaya beriktikad baik atas penyelesaian kewajiban-kewajiban mereka kepada institusi-institusi negara tersebut.

“Sebagai informasi, Direksi transisi Sriwijaya yang disepakati bersama telah habis masa tugasnya pada 31 Oktober lalu.”

Baca ini juga ya!