Tue. Aug 4th, 2020

Pengurus Baru INSA Dilantik, Pemimpin Muda  Mendominasi

                                   

Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) menginginkan lebih banyak kader muda yang berkiprah dalam organisasi. Bukan sekadar kader dari generasi muda, tapi kader yang mau dan bisa bekerja untuk memajukan INSA.

Demikian diungkapkan Sugiman Layanto, Ketua Umum INSA Terpilih, usai Rapat Umum Anggota (RUA) INSA ke-17 tahun 2019 sekaligus pelantikan 99 orang pengurus periode 2019-2023 di Jakarta, Jumat (7/2/2020). Pelantikan ini sesuai dengan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang disahkan pada RUA INSA tersebut.

Karena itulah, kepengurusan INSA periode 2019-2023 didominasi para pemimpin berusia muda. “Lebih dari sebulan terakhir, tim formatur menggodok formasi kepengurusan DPP INSA dengan mendengarkan berbagai usulan dan masukan dari berbagai pihak. Harapannya, formasi kepengurusan baru ini lebih baik dan lebih bijaksana agar INSA mampu berperan strategis dalam memajukan industri pelayaran di Indonesia,” tutur Sugiman.

Dijelaskannya bahwa tantangan INSA semakin kompleks. Masih banyak regulasi dan kebijakan dalam negeri yang layak diperjuangkan untuk diubah sesuai dengan model bisnis industri pelayaran terkini. Ada juga persoalan kondisi ketidakpastian ekonomi global. INSA pun ingin fokus dalam upaya mendorong pemerintah untuk akselerasi dalam perbaikan kebijakan yang masih mempersulit industri pelayaran.

“Melalui anak-anak muda, kami berharap agar penyelesaian berbagai permasalahan di dunia usaha pelayaran dapat diakselerasi dan menjadi lebih baik lagi,” ujar Sugiman.

Sementara itu, Sekretaris Umum DPP INSA, Teddy Yusaldi menginginkan agar kepengurusan INSA periode 2019-2023 mampu bekerja secara optimal untuk melaksanakan program kerja yang telah diamanatkan oleh anggota melalui RUA. Di samping itu juga mampu melayani kepentingan anggota guna mencapai visi dan misi INSA.

Kepengurusan INSA periode 2019-2023 terdiri dari Ketua Umum yang dibantu oleh lima Wakil Ketua Umum dan Sekretaris Umum yang dibantu oleh dua Wakil Sekretaris Umum serta Bendahara Umum yang dibantu oleh dua orang Wakil Bendahara Umum.

Diperkuat juga oleh bidang-bidang, yakni Bidang Angkutan Cair & Gas; Bidang Angkutan Container; Bidang Angkutan Crude Palm Oil (CPO); Bidang Angkutan Curah; Bidang Floating Crane; Bidang General Cargo; Bidang Offshore; Bidang Angkutan Perintis; Bidang Tug and Barge; Bidang Hubungan Luar Negeri; Bidang Hukum dan Advokasi; Bidang Organisasi & Anggota; Bidang Pajak, Asuransi dan Custom; Bidang Bidang Pengembangan Maritim dan Hub, Antar Lembaga, dan Bidang SDM & Pelaut.

“Generasi muda dalam kepengurusan ini diharapkan bisa bekerja dengan baik. Bagaimana permasalahan yang banyak itu bisa diselesaikan dengan gampang,” ucap Sugiman.