Pengembangan Tahap I Bandara Jenderal Besar Soedirman Dilakukan Bulan Ini

Ditemui saat acara inisiasi pembangunan Bandara Jenderal Besar Soedirman (BJBS), Jum’at (4/1/2019) kemarin, Presiden Direktur Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin mengungkapkan bahwa rencana pengembangan bandara ini akan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama pengembangan dilakukan awal Januari 2019.

“Awal 2019 sudah bisa dimulai proses pembangunan tahap awal. Mulai dari sisi darat dan sisi udara akan dikerjakan secara simultan selama 18-20 bulan,” ujarnya.

Pembangunan dan pengembangan tersebut meliputi pembangunan runway seluas 30×1.600 meter; pembangunan terminal penumpang baru dan area parkir penumpang; hingga pengembangan terminal kargo.

“Untuk saat ini baru pesawat jenis C-212 yang mendarat. Ke depannya sudah bisa didarati pesawat Airbus 320 Neo dan Boeing 737 Max 8. Harapannya akan terus tumbuh jumlah pesawat komersil yang mendarat di BJBS,” ungkapnya.

Awaluddin menyebutkan, setelah pembangunan tahap I selesai, manajemen AP II memperoleh data proyeksi pergerakan penumpang mencapai 98.000 orang. Menurutnya, jumlah penumpang dapat tumbuh sekitar 500.orang per tahun dengan lalu lintas pesawat mencapai lebih dari 4.500 pergerakan. Sementara pergerakan kargo diprediksi mencapai lebih dari 2.000 ton per tahun.

Fasilitas-fasilitas penunjang yang juga akan dibangun pada tahap awal antara lain tempat parkir kendaraan bermotor yang mampu menampung 70 kendaraan mobil dan 172 kendaraan motor, poliklinik, tempat ibadah, gedung pemeliharaan bandara, tempat penampungan sampah, pengolahan limbah, kantor keamanan, serta bangunan operasi bandara lainnya.

“Mudah-mudahan di tahun 2020 sudah selesai pengembangan tahap I. Mulai dari sisi darat hingga sisi udaranya,” tutup Awaluddin.