Pengembangan Bandara Sultan Hasanuddin Target Selesai Oktober 2021

Proyek pengembangan Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, tetap dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Hingga akhir September 2020, kemajuan proyeknya telah mencapai 55,17 persen. Proyek senilai Rp2,6triliun ini ditargetkan selesai pada Oktober 2021.

“Pengembangan bandara ini untuk mengatasi masalah lack of capacity. Kapasitas ideal terminal Bandara Sultan Hasanuddin saat ini untuk menampung 7 juta penumpang per tahun, padahal penumpangnya sudah mencapai 10,7 juta orang tahun 2019,” ujar Faik Fahmi, Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) I (Persero) dalam siaran pers, Selasa (29/9/2020).

Cakupan pengembangannya adalah perluasan terminal penumpang domestik ke sisi selatan, gedung parkir, dan akses jalan utama terminal. Terminal penumpang akan diperluas menjadi 144.480 meter persegi dengan kapasitas 15,5 juta penumpang per tahun, dari saat ini 51.815 meter persegi.

Pengembangan tahap pertama atau paket 1 ini dilakukan oleh kontraktor Wijaya Karya. Pembangunannya dimulai pada 15 Februari 2019.

Tahap kedua atau paket 2 adalah pekerjaan pembangunan apron selatan dan apron timur beserta infrastruktur penunjang. Kapasitas apron akan menjadi 37 parking stand pesawat terbang, bertambah tiga dari 34 parking stand yang ada saat ini.

Kalau paket 1 senilai Rp2,6triliun, paket 2 nilai proyeknya Rp464,2miliar.

Foto: AP I