Penerbangan Haji Kloter Pertama Siap Berangkat, AP I dan AP II Persiapkan Embarkasi

Read Time:1 Minute

Setelah dua musim terhenti karena pandemi covid-19, operasional penerbangan haji kembali dilaksanakan. Kelompok terbang (kloter) pertama mulai diberangkatkan hari ini (4/6/2022).

PT Angkasa Pura (AP) I dan AP II pun siap melayani keberangkatan jemaah haji. Ada enam bandara AP I yang ditetapkan oleh Pemerintah untuk mendukung embarkasi dan debarkasi haji, sementara AP II menyiapkan lima bandara.

Enam bandara AP I adalah Bandara Adi Soemarmo, Solo (SOC); Bandara Juanda, Surabaya (SUB); Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar (UPG); Bandara SAMS Sepinggan, Balikpapan (BPN); Bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin (BDJ); dan Bandara Zainuddin Abdul Madjid, Lombok (LOP). Adapun lima bandara AP II adalah Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK); Bandara Kualanamu, Deli Serdang (KNO); Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang (PLM), Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh (BTJ); dan Bandara Minangkabau, Padang (PDG).

“Koordinasi telah dilakukan AP II bersama Kementerian Agama, Kantor Imigrasi, Bea dan Cukai, TNI dan Polri, AirNav Indonesia serta maskapai agar keberangkatan jamaah haji ke Tanah Suci dapat dilakukan dengan baik, mulai dari asrama haji hingga ke bandara AP II,” ujar Muhammad Awaluddin, Presiden Direktur AP II  dalam siaran pers, Jumat (3/6/2022).

Begitu juga dengan AP I, yang kata Direktur Utamanya, Faik Fahmi, “AP I bersama seluruh stakeholders terkait berkomitmen untuk mendukung kesuksesan dan kelancaran penyelenggaraan embarkasi dan debarkasi haji 2022 dengan mengedepankan prinsip safety, security, services, dan compliance, termasuk penerapan protokol kesehatan covid-19.” 

Lima bandara AP II akan melayani keberangkatan 41.713 jemaah haji dalam 106 kloter, sementara enam bandara AP I melayani 46.881 jemaah haji dalam 121 kloter. Periode keberangkatan dan kepulangan jemaah haji 2022 berlangsung dari 4 Juni hingga 13 Agustus. Penerbangannya dilayani oleh  Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines.

“Fasilitas bandara sudah siap, termasuk sisi udara mencakup runway, taxiway, apron, baggage, make up area, garbarata, hingga x-ray untuk pengecekan keamanan, walkthrough metal detector, handheld metal detector, juga pengaturan slot time penerbangan haji,” ujar Awaluddin.

Bandara Soekarno-Hatta menjadi satu-satunya bandara di Indonesia dengan fasilitas Makkah Route untuk jemaah haji memroses pre-clearance keimigrasian Arab Saudi sebelum berangkat ke Tanah Suci. Ada 29.221 jemaah haji dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan Lampung yang tergabung di dalam 73 kloter, yang berangkat dari bandara ini.

Foto: AP II