NTSB Protes Hasil Investigasi Kecelakaan 737 MAX

Boeing 737 Ethiopian Airlines

IndoAviation – NTSB (Dewan Keselamatan Transportasi Amerika Serikat) secara terbuka mengkritik hasil investigasi kecelakaan 737 MAX Ethiopian Airlines yang diterbitkan oleh Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat Ethiopia (AAIB). AAIB merilis laporan finalnya pada 23 Desember 2022.

Kritik dilayangkan lantaran, setelah  menerima dan memberi catatan pada draf laporan tersebut awal tahun 2022, NTSB merasa laporan final itu tidak lengkap.

Laporan AAIB, dinilain NTSB,  tidak menyertakan catatan-catatan yang telah diberikan NTSB selama  proses penyelidikan. Penyidik NTSB membaca draf laporan final itu karena biasanya penyidik di mana pesawat yang terlibat kecelakaan itu diproduksi, selalu dilibatkan dalam proses penyelidikannya.

Baca juga:

 

NTSB lalu menunjukkan laporan versi awal yang memuat komentar yang telah ditambahkannya. Langkah NTSB mempublikasikan draft final laporan berikut catatan tambahan ini merupakan hal diluar kebiasaan.

Kata NTSB, laporan final dari AAIB diterima pada 27 Desember 2022, empat hari setelah diterbitkan di Ethiopia.

Dalam peryataan persnya, NTSB merujuk Lampiran 13 ICAO (Organisasi Penerbangan Sipil Internasional) yang menekankan pada klausa “negara-negara yang berpartisipasi dalam penyelidikan diberi kesempatan untuk meninjau draf laporan dan memberikan catatan kepada otoritas investigasi.”

“Jika otoritas investigasi tidak setuju dengan komentar atau menolak untuk mengintegrasikannya ke dalam laporan kecelakaan, negara peserta berhak meminta agar komentar mereka ditambahkan ke laporan akhir,” lanjut siaran pers NTSB.

Sebagai penyidik di negara tempat 737 MAX diproduksi, NTSB telah memberikan catatan pada draf laporan awal kecelakaan. Namun NTSB merasa catatan ini “tidak dianggap” oleh penyidik Ethiopia.

AAIB menyampaikan draf pertama laporan kecelakaan 737 MAX kepada NTSB tahun lalu. NTSB kemudian mempelajari  laporan itu dan memberikan catatan tentang beberapa aspek kecelakaan.

Catatan ini ditambahkan karena NTSB  yakin catatan-catatan itu perlu ditambahkan dalam laporan. Catatan-catatan  itu lebih banyak terfokus pada bidang yang berkaitan dengan faktor manusia.

Setelah merima hasil catatan dari NTSB, AAIB kemudian mempelajarinya, lalu menerbitkan laporan final.

Namun NTSB merasa bahwa laporan akhir yang dipublikasikan AAIB itu tidak menyertakan catatan-catatan dari NTSB.

“Alih-alih memasukkan catatan terbaru dan memperluas isi laporan mereka, atau menambahkan catatan seperti yang telah diminta, AAIB justru menyertakan rujukan dalam laporan akhir mereka ke versi komentar NTSB yang sebelumnya, yang sudah usang,” begitu kata NTSB.

Kini, NTSB sedang dalam proses meninjau laporan akhir AAIB dengan hati-hati untuk menentukan apakah ada catatan lain yang mungkin diperlukan.