Mulai Hari ini Pegawai Garuda Indonesia Kerja dari Rumah

Maskapai Garuda Indonesia menerapkan kebijakan kerja dari rumah (work from home/ WFH) mulai hari ini, Selasa, 17 Maret 2020. Kebijakan baru ini diutamakan bagi pegawai yang berusia di atas 50 tahun dan atau memiliki riwayat penyakit tertentu.

Kebijakan tersebut termaktub dalam Surat Edaran (SE) Garuda Indonesia Nomor JKTDZ/SE/70005/2020 tentang Kebijakan Work from Home. Dijelaskan dalam surat itu, kebijakan WFH dilakukan sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk memberikan proteksi kepada pegawai dalam pencegahan penyebaran pandemik Covid-19 di lingkungan perseroan.

“Sejalan dengan perkembangan situasi penyebaran wabah terkait saat ini, serta dalam rangka memastikan bahwa aktivitas operasional perusahaan tetap berjalan dengan optimal guna memberikan pelayanan prima bagi pelanggan, maka bersama ini diberitahukan bahwa Perusahaan menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau Work from Home,” bunyi kutipan SE tersebut.

Pegawai yang diimbau untuk bekerja dari rumah adalah sebagai berikut:
– Pegawai darat yang memiliki riwayat penyakit paru-paru, jantung, diabetes akut dan asma
– Pegawai dengan usia diatas 50 tahun, kecuali untuk pegawai struktural dan kru udara

Baca Juga:

Corona dan Masalah Teknis, Garuda Tunda Beli 150 Drone Kargo

Angkasa Pura I Terapkan Sistem Kerja Dari Rumah Bagi Karyawan

Diluar ketentuan tersebut masing-masing VP dapat memberikan izin kepada pegawai di unitnya untuk melaksanakan tugas secara WFH dengan pengaturan bergilir, serta tetap memperhatikan kelancaran aktifitas dan operasional unit terkait.

Pegawai yang melaksanakan tugas secara WFH tidak diizinkan meninggalkan rumah selama jam kerja dan agar tetap berkoordinasi serta melapor kepada atasan masing-masing.

“Kebijakan ini mulai berlaku tanggal 17 Maret 2020 hingga 31 Maret 2020,” tutup SE tersebut.