Menkes Setujui PSBB di Banten, AP 2: Bandara Soekarno-Hatta Siap

Menteri Kesehatan RI menyetujui penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di tiga wilayah di Banten, yaitu Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangeran Selatan.

Hal tersebut sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/Menkes/249/2020 tentang Penetapan PSBB di Wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten dalam rangka percepatan penanganan Covid-19.

Sejalan dengan itu, Angkasa Pura II (AP 2) menyatakan Bandara Internasional Soekarno-Hatta sudah sangat siap dengan penerapan PSBB di Banten.

Dijelaskan perseroan, sejak 1 April 2020, bandara itu telah menjalankan pembatasan sosial cukup masif dengan menerapkan status Minimum Operation. Hal ini untuk mengatur pola pergerakan penumpang sehingga tercipta penjarakan fisik yang optimal di bandara.

Dengan diterapkannya skema Minimum Operation, Terminal 1B, 1C, dan 2F ditutup. Pelayanan hingga saat ini dilakukan selama 24 jam di Terminal 1A, 2D, 2E dan seluruh Terminal 3.

Baca Juga:

2 Hari PSBB DKI Jakarta, Penerbangan di CGK dan HLP Turun Signifikan

PSBB Berlaku, Tarif Tiket Pesawat Naik Dua Kali Lipat

Presiden Direktur AP 2, Muhammad Awaluddin mengatakan, pembatasan sosial secara masif di Soekarno-Hatta dapat turut membantu penerapan PSBB secara penuh di tiga wilayah di Banten tersebut.

“Bandara Soekarno-Hatta terletak di Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang. Kami optimis, dengan telah dilakukannya penyesuaian operasional menjadi Minimum Operation, maka Bandara Soekarno-Hatta yang juga merupakan salah satu pusat aktivitas terbesar di Banten ini dapat mendukung implementasi penuh PSBB di Banten,” ujarnya, Senin (13/4/2020).

“Kami juga akan berkoordinasi intensif dengan pemerintah daerah setempat mengenai pelaksanaan PSBB ini,” imbuhnya.

Status Minimum Operation juga membuat Bandara Soekarno-Hatta dapat secara luas menerapkan konsep kerja dari rumah (work from home/ WFH) bagi para karyawan. Total, ada sebanyak 1.139 karyawan administrasi dan operasional yang saat ini menjalankan WFH.