Menhub Ajak Menteri Transportasi Prancis Hadir pada Forum Dialog Penerbangan di Bali

Read Time:1 Minute

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengundang Menteri Transportasi Prancis, Clément Beaune, untuk hadir pada Forum Dialog Penerbangan (Aviation Dialogue), yang merupakan side event G20 di Bali pada Oktober 2022. Forum bertema “Financial Measures for the Aviation Recovery” ini menjadi ajang bertukar pengalaman antarnegara dalam menghadapi tantangan pemulihan industri penerbangan, khususnya terkait mekanisme pembiayaan.

Menhub bertemu Clément Beaune di Paris, Prancis, pada Jumat (2/9/2022) untuk membahas sejumlah peluang kerja sama di sektor transportasi. “Kami mendapat sambutan yang hangat dari Mr. Beaune dan semoga pertemuan ini dapat memperkuat kerja sama yang menguntungkan kedua negara,” ujar Menhub dalam siaran pers Jumat (2/9/2022).

Pada kesempatan itu, Menhub juga membahas rencana pembangunan kereta cepat, yang setelah Jakarta-Bandung akan dilanjutkan sampai ke Surabaya. Dibicarakan juga tentang light rail transit (LRT) Jakarta Bogor Depok Bekasi (Jabodebek). Untuk ini, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencari peluang untuk kerja sama dengan salah satu operator di Prancis.

Menhub pun bertemu dengan CEO Crossrail International, Paul Dyson, dan Country Director Asia Pacific Systra Group, Abdelghani. Kedua perusahaan ini telah berpartisipasi dalam proyek LRT Jabodebek tahap 1 sebagai konsultan dan diharapkan kembali berpartisipasi pada proyek LRT Jabodebek tahap 2.

Peluang lain juga dijajaki di sektor tranportasi laut dengan mengajak perusahaam pelayaran asal Prancis untuk berkolaborasi dalam pengembangan pelabuhan Patimban. Kerja sama dikhususkan untuk meningkatkan utilisasi dan lalu lintas pelayaran.

Di sektor penerbangan, Menhub menawarkan kerja sama pengadaan suku cadang pesawat terbang dengan standar keselamatan yang baik. “Kami juga meminta dukungan Prancis dalam upaya meningkatkan jumlah armada di Indonesia yang berkurang akibat pandemi covid-19,” ucapnya.

Tak ketinggalan, Menhub mengemukakan peluang untuk berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur transportasi di ibu kota baru negara (IKN). Katanya, sistem transportasi yang akan dibangun di IKN mengutamakan angkutan massal dengan energi terbarukan yang ramah lingkungan, seperti kendaraan listrik dan otonom.

Doto: BKIP Kemenhub