Fri. Aug 7th, 2020

Mau Lancar Menyeberang Antarpulau? Beli Tiket Online dan Jalan Siang Hari

BUMN
                                   

Angkutan penyeberangan bakal sibuk pada liburan Natal 2019 dan Tahun Baru (Nataru) 2020 ini. Ada dua lintasan yang bakal paling padat dengan empat pelabuhan utamanya, yakni Merak-Bakauheni menghubungkan ujung barat Pulau Jawa dengan ujung selatan Pulau Sumatera dan Ketapang-Gilimanuk menghlainnyaubungkan ujung timur Pulau Jawa dengan Pulau Bali.

Untuk mengantisipasi masa sibuk itu, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) pun terus meningkatkan layanan penyeberangan dan kepelabuhanan. Fokusnya adalah dengan layanan
berbasis digital, sehingga pengguna jasa semakin dimudahkan dan cepat dalam mengakses transportasi penyeberangan.

“Beli tiket secara online agar tidak perlu antre beli tiket di pelabuhan,” kata La Mane, Direktur Teknik dan Fasilitas ASDP dalam media gathering di Jakarta, Kamis (19/12/2019).

La Mane mengatakan, “Tahun ini kami menyiapkan khusus zona online di loket yang sudah siap. Ada loket sendiri setelah menukarkan tiket, seperti melakukan check in dan langsung ke area siap muat. Penumpang kemudian akan melewati side ramp dan diberi kemudahan khusus dengan naik lebih dulu ke kapal.”

Bagi penumpang pejalan kaki, kata La Mane, disediakan pula vending machine (VM) jika ingin membeli tiket di pelabuhan dengan transaksi pembayaran non tunai dan langsung cetak boarding pass. “Siapkan kartu non tunai dengan saldo yang cukup agar transaksi menjadi lancar dan cepat,” ucapnya.

Untuk penjualan tiket, ASDP sudah menambah loket. Di Merak tersedia toll gate penumpang 42 loket termasuk 20 VM, di Bakauheni 33 loket termasuk 16 VM, lima di Ketapang dan enam di Gilimanuk. Toll gate kendaraan roda dua di Merak ada delapan dan Bakauheni 12, di Ketapang delapan dan Gilimanuk 10. Sementara untuk roda empat, di Merak 22 dan Bakaiheni 17, serta masing-masing delapan di Ketapang dan Gilimanuk.

Menurut La Mane, puncak arus Nataru terjadi mulai sore sampai malam ini (20/12/2019). “Tanggal 23 Desember juga diperkirakan menjadi puncaknya arus mudik Nataru dari Merak menuju Bakauheni dan perlintasan ASDP lainnya. Sementara arus balik ada yang tanggal 26 dan 27 Desember, kemudian nanti ada pergerakan untuk Tahun Baru pada 28, 29 30, Desember. Arus baliknya tanggal 2 Januari atau mungkin 1 Januari,” tuturnya.

ASDP bukan memantau arus mudik dan balik Nataru di Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk saja. Ada tujuh lintasan penyeberangan lainnya, yang terpantau secara nasional, yakni Padang Bai-Lembar, Kayangan-Pototano, Tanjung Kelian-Tanjung Api-api, Bitung-Ternate, Hunimua-Waipirit, Ajibata-Ambarita, dan Telaga Punggur-Tanjung Uban.

Prediksi penumpang yang dilayani selama angkutan Nataru mulai 19 Desember 2019 sampai 6 Januaruli 2020 jumlahnya 2,23 juta orang atau naik 4,7% dibandingkan realisasi tahun 2018 sebanyak 2,13 juta orang.

Kendaraan roda empat yang diseberangkan diperkirakan 305.173 unit atau naik 4,6% dibandingkan realisasi 2018 yang 291.650 unit. Sementara kendaraan roda dua diangkut 175.100 unit atau naik 4,2% dibandingkan realisasi 2018 sebanyak 168.072 unit.

ASDP, kata La Mane, memastikan kesiapan alat produksi di sembilan lintasan itu. Dilayani oleh 48 dermaga dan 187 unit kapal negara dan swasta, yang tersebar di 15 unit pelabuhan dan 11 cabang pelayanan yang berada di sejumlah kota Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Keuangan dan TI ASDP, Djunia Satriawan mengatakan, pergerakan orang pada liburan Nataru semakin banyak yang menggunakan angkutan penyeberangan. “Tahun ini bisa semakin baik lagi karena sudah ada jalan tol dari Lampung sampai Palembang. Jadi, minat masyarakat untuk bepergian semakin tinggi. Mereka bukan hanya akan berlibur tapi juga ingin menjajal tol. Ini fenomena baru menikmati tol Sumatera,” ucapnya.

Maka diprediksi pula arus penumpang yang akan liburan, mudik, atau menjajal tol kian banyak dan menggunakan angkutan penyeberangan dari Merak atau sebeliknya dari Bakauheni. Seringkali kepadatan penyeberangannya terjadi pada malam hari.

“Kami juga mengimbau agar melakukan perjalanan pada siang hari agar tak mengalami kepadatan. Dan sekali lagi, kalau ingin mendapat kemudahan dan kelancaran, belilah tiketnya lewat online,” tutur La Mane.

Foto: ASDP