Sat. Jul 11th, 2020

Masuk Zona Bebas Korupsi, Balai Kesehatan Penerbangan Diusulkan Jadi Zona Birokrasi Bersih

                                   

Setelah mendapat predikat sebagai wilayah bebas dari korupsi (WBK), Badan Layanan Umum (BLU) Balai Kesehatan Penerbangan (Balai Hatpen) diusulkan masuk zona integritas (ZI) menuju wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM). Deklarasi pencanangan pembangunan ZI menuju WBBM yang merupakan ikrar komitmen bersama seluruh pegawai pun digemakan pada 15 Juni 2020 di Kantor Balai Hatpen.

“Kami melakukan ikrar komitmen bersama dan melakukan penandatanganan komitmen serta penggunaan pin siap WBBM.
Karena masa pandemi Covid-19, penandatanganan dilakukan secara bergantian dari kemarin sampai hari ini dengan menerapkan physical distancing,” kata Sri Murani Ariningsih (Rindu), Kepala BLU Balai Hatpen pada kegiatan Pengarahan Persiapan WBBM di Kantor BLU Balai Hatpen, Kemayoran, Jakarta, Selasa (16/6/2020).

Untuk itu, Balai Hatpen juga menyosialisasikannya kepada para pemangku kepentingan, antara lain, operator penerbangan, sekolah penerbangan, perusahaan pengelola bandara, AirNav Indonesia, dan instansi atau masyarakat yang terkait dengan dunia aviasi. “Kami berkomitmen memberikan pelayanan Prima (Profesional, Responsibility, Integritas, Mandiri, Akuntabel) tanpa gratifikasi, korupsi, kolusi, dan nepotisme,” ujar Rindu.

Balai Hatpen, kata Rindu, juga menerapkan budaya 5S, yaitu salam, senyum, sapa, sopan, dan santun. Dengan melakukan satu hal kecil yang berdampak global, seperti memberi salam, senyuman, dan sapaan, serta bersikap sopan dan santun, bisa menunjukkan citra terbaik dalam pelayanan publik.

Kepala Balai Hatpen pun secara intensif memberikan arahan kepada seluruh pegawai demi terciptanya WBBM. Saat ini, Balai Hatpen memiliki 110 pegawai, 87 orang adalah aparatur negara sipil (ASN) dan 23 pegawai pemerintah non pegawai negeri (PPNPN). Selama tahun 2019, jumlah personel yang melakukan medical examination (medex) sejumlah 26.291 personel.

Di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, untuk tahun 2020 ada 16 unit kerja yang diusulkan masuk nominasi menuju WBK/WBBM. Empat unit kerja yang sudah berpredikat WBK, yaitu BLU Balai Hatpen, Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Bali, Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara, serta Kantor UPBU Kalimarau Berau, maju untuk ZI menuju WBBM, sementara 12 unit kerja lainnya masuk nominasi untuk WBK.

WBK/WBBM merupakan predikat yang diberikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (PANRB) kepada suatu unit kerja yang berhasil melakukan pembangunan zona integritas di lingkungan kantornya.

Dalam masa pandemi Covid-19 ini, Balai Hatpen tentu saja menerapkan protokol kesehatan dalam pelayanannya. Namun demikian, diharapkan tetap tercipta suasana nyaman dan aman dengan keramahan para petugas pelayanan kepada pengguna jasanya.

“Salam dan semangat Prima menjadi dasar bagi kerja kami dalam melayani dengan hati untuk mendukung transportasi udara selamanya selamat, aman, dan nyaman. Kami juga terus berusaha meningkatkan pelayanan dan melengkapi fasilitas dengan penambahan peralatan baru, di antaranya peralatan gene xpert Cov2 untuk swab test PCR,” ucap Rindu.

Dia pun mengajak seluruh pegawai dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan mendukung WBBM di lingkungan BLU Balai Kesehatan Penerbangan.

Foto: Balai Hatpen