Wed. Jun 3rd, 2020

Maskapai Air Deccan Setop Operasi, Karyawan Cuti Tak Digaji

Armada pesawat Airbus A320 maskapai Air Deccan. Sumber gambar: thehindubusinesslines.com.

                                   

Air Deccan, maskapai penerbangan lintas daerah di India pada Ahad (5/4/2020) lalu mengumumkan penghentian operasionalnya. Penghentian ini berlangsung hingga waktu yang belum ditentukan. Seluruh karyawan diberlakukan status cuti tanpa digaji.

Keputusan itu menjadikan Air Deccan sebagai maskapai pertama di India yang tumbang akibat krisis yang disebabkan pandemi virus corona (Covid-19).

Diwartakan media lokal, India sedang berstatus lockdown selama 21 hari. Kondisi ini telah menimbulkan kelumpuhan di sektor industri penerbangan.

“Melihat masalah global saat ini dan domestik, keputusan sudah diambil oleh regulator India (menangguhkan semua penerbangan komersial sampai 14 April 2020). Air Deccan tidak punya pilihan selain menghentikan operasional hingga pemberitahuan selanjutnya,” tulis CEO Air Deccan, Arun Kumar Singh, seperti dikutip ndtv.com.

Baca Juga:

Freeport Indonesia Setop Terbangkan Karyawan ke Timika

Angkasa Pura II Terapkan Sistem Kerja Roster bagi Karyawan Operasional

Dalam surat elektroniknya, Singh menyebut pihaknya juga terpaksa untuk sementara waktu memberlakukan aturan cuti tanpa digaji bagi karyawannya.

“Pada pekan depan, manajemen akan menyelenggarakan pertemuan dengan para kepala departemen untuk memastikan kelangsungan para karyawan, memastikan kapan waktu yang tepat tiba (beroperasi lagi). Maskapai bisa dioperasikan lagi dengan upaya terbaik,” tutur Singh.

Air Deccan merupakan maskapai melayani penerbangan ke wilayah barat India, khususnya Gujarat.

India memberlakukan lockdown selama 21 hari terhitung sejak 25 Maret 2020 demi menekan penyebaran Covid-19.

Dampak dari kebijakan tersebut, semua penerbangan domestik dan internasional telah dihentikan selama periode lockdown. Namun penerbangan kargo, helikopter lepas pantai, evakuasi medis dan penerbangan khusus masih bisa beroperasi dengan izin dari otoritas penerbangan India.