Masih Didiskusikan, Syarat Perjalanan Transportasi Wajib Vaksin Booster

Kementerian Perhubugan (Kemenhub) tengah mendiskusikan kesiapan penerapan pemberlakuan vaksinasi ketiga (booster) sebagai syarat perjalanan dan kegiatan masyarakat. Diskusi dilakukan bersama para pemangku kepentingan di sektor transportasi.

Pemberlakuan vaksinasi booster sebagai syarat perjalanan dan kegiatan masyarakat merupakan arahan Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas baru-baru ini. Alasannya, untuk mendorong masyarakat melakukan vaksin booster di Indonesia.

“Yang menjadi rujukan Kemenhub terkait penerapan kebijakan tersebut, seperti penerapan sebelumnya, adalah Surat Edaran dari Satgas Penanganan Covid-19 tentang aturan syarat perjalanan pada masa pandemi Covid-19. Saat ini Surat Edaran Satgas juga tengah dalam penyiapan,” kata Adita Irawati, Juru Bicara Kemenhub dalam siaran pers, Selasa (5/7/2022).

Menurut Adita, rencana penerapan vaksin booster sebagai syarat perjalanan akan diikuti dengan pelaksanaan vaksinasi di berbagai tempat, khususnya di simpul-simpul transportasi, seperti bandara, terminal, stasiun, dan pelabuhan. “Hal ini sudah pernah kami lakukan sebelumnya dan terbukti membantu pencapaian tingkat vaksinasi di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Disampaikannya pula bahwa Kemenhub mengimbau masyarakat untuk tetap waspada menghadapi pandemi Covid-19. “Tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan, terutama menggunakan masker, serta segera mendapatkan vaksin booster untuk menjaga antibodi dalam tubuh,” ucap Adita.

Foto: AP II