Mon. Dec 9th, 2019

Masih Ada Twin Otter Merpati di Papua

Assalamualaikum semiua …

Ada pesawat DHC-6-300 Twin Otter Merpati Nusantara Airlines di sisi apron Bandara Internasional Mopah, Merauke. Pesawatnya tentu saja sudah rusak dan parkir begitu saja di antara tangga-tangga pesawat, tapi di kejauhan masih terlihat utuh. Melihatnya mengingatkan lagi akan kiprah Merpati di Papua.

Merpati yang sudah tidak beroperasi sejak 1 Februari 2014 itu masih diingat para petugas bandara di Merauke. Masyarakat Papua pun masih mengenangnya. Bahkan mereka juga ingin Merpati terbang lagi ke pelosok-pelosok Papua. Begitu yang disampaikan mereka ketika hadir dalam acara Program Padat Karya Ditjen Perhubungan Udara di Merauke, Kamis (4/4/2019).

Kapan Merpati akan dihidupkan lagi? Wacananya sejak beberapa tahun lalu Merpati akan beroperasi lagi. Barangkali kajiannya belum selesai atau banyak suara yang patut dipertimbangkan kalau sampai saat ini wacana itu belum diwujudkan.

Saran positif yang layak menjadi prioritas pertimbangan atau kajian adalah menjadikan Merpati sebagai maskapai penerbangan untuk operasi perintis. Namun yang perlu dipersiapkan bukan hanya armada, tapi sumber daya manusianya, terutama pilot. Ada pula petugas ATC atau pemandu lalu lintas udara dan teknisi pesawat yang ikhlas bertugas di daerah-daerah terpencil itu.

Soal pilot untuk penerbangan di Papua, Dirjen Perhubungan Udara Polana B Pramesti mengakui kalau jumlahnya masih sedikit. “Kita sangat membutuhkan pilot untuk di Papua,” katanya. Dirjen juga ingin, pilot-pilot pemula bisa diberdayakan di Papua.

Namun memang tak mudah mencetak pilot muda untuk bisa terbang di wilayah pegunungan dengan cuaca yang tak menentu. “Mereka harus berlatih terbang dulu di mountainous area. Bisa dua tahun untuk menjadikannya pilot yang safe,” kata Dirjen.

Inilah tantangan dan peluang penyelenggara sekolah pilot untuk mencetak pilot-pilot generasi muda berkualitas. Banyak pula yang harus dilakukan agar transportasi udara yang vital di Papua itu menjadi lebih baik. Membangun penerbangan di Papua memang harus menjadi isu nasional.

Baca ini juga ya!