Fri. Apr 10th, 2020

Lintas Batas Global Ditutup, 50% Kapasitas Singapore Airlines Tergerus

Armada maskapai Singapore Airlines di apron Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Sumber gambar: IndoAviation/Ery.

                                   

Singapore Airlines (SIA) memperpanjang penangguhan layanan di semua jaringannya. Hal ini menyusul dilakukannya pembatasan perjalanan global yang dilakukan secara simultan oleh seluruh negara di dunia.

Dalam pernyatatan resmi yang diterima IndoAviation (19/3/2020), maskapai menyebutkan bahwa hal ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam industri penerbangan.

“Negara-negara di seluruh dunia menerapkan kontrol perbatasan guna membendung wabah Covid-19,” tulis maskapai dalam siaran pers.

Penangguhan ini menyebabkan SIA hanya akan mengoperasikan 50 persen dari kapasitas yang semula dijadwalkan hingga akhir April.

“Mengingat semakin besarnya skala kontrol perbatasan secara global dan dampaknya yang semakin signifikan terhadap perjalanan udara, SIA mempertimbangkan untuk mengurangi kapasitas lebih lanjut.”

Baca Juga:

Scoot Tawarkan Voucher Refund kepada Penumpang

Singapore Airlines Bebaskan Biaya Pemesanan Ulang Tiket Penerbangan

Maskapai menginformasikan kepada pelanggan bahwa tiket penerbangan yang dibatalkan akan secara otomatis berubah menjadi tiket terbuka untuk perjalanan yang hanya dapat dilakukan paling lambat 31 Maret 2021. Hal tersebut lantaran banyaknya pengurangan penerbangan.

“Pelanggan yang terkena dampak tidak perlu menghubungi SIA. Pelanggan hanya perlu memberikan rincian rencana perjalanan mereka dalam formulir pada tautan ini (https://www.singaporeair.com/request.form). Ketika rencana perjalanan baru mereka telah dipastikan, maka petugas layanan pelanggan kami akan menghubungi mereka.”

Sementara itu, CEO SIA, Goh Choon Phong mengungkapkan bahwa perusahaan yang ia pimpin telah kehilangan traffic yang besar dalam waktu yang sangat singkat.

“Tidak layak bagi kami untuk mempertahankan jaringan kami saat ini. Jangan berbuat kesalahan – kami memperkirakan laju penurunan ini akan semakin cepat. Grup SIA harus siap menghadapi periode kesulitan yang berkepanjangan.”

Hingga berita ini ditulis, maskapai asal Singapura ini belum memberikan informasi lebih lanjut terkait rincian lengkap penerbangan yang ditangguhkan.