Lebih dari 30% Jemaah Lansia, Penerbangan Haji Prioritas Ramah Lansia

IndoAviation – Jemaah haji tahun 1444Hijriah/2023 dinilai istimewa karena lebih dari 30% atau 67.169 dari 221.000 orang adalah jemaah berusia lanjut (lansia) atau di atas 60 tahun. Karena itulah prioritas layanan jemaah haji, termasuk penerbangannya, fokus untuk melayani jemaah lansia dengan sebaik-baiknya.

Seperti diketahui, tahun 1443Hijriah/2022 pemberangkatan jemaah haji dibatasi yang berusia sampai dengan 60 tahun. Inilah salah satu yang menjadi alasan kalau kemudian tahun ini jemaah haji lansia berjumlah cukup banyak. Ditambah pula, Kementerian Agama memprioritaskan jemaah haji lansia untuk segera diberangkatkan.

“Jumlah jemaah haji lansia sampai lebih dari 30% atau 67.169 jemaah ini merupakan jumlah tertinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya sejak tahun 2014,” kata Putu Eka Cahyadi, Direktur Angkutan Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dalam jumpa pers di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (26/5/2023).

Direktur Angkutan Udara, Putu Eka Cahyadi (tengah) dan Direktur DKPPU, Capt. M. Mauludin (kanan).

Dalam penerbangan haji, prioritas layanan yang diberikan bagi jemaah lansia mencakup berbagai kemudahan di bandara dan pesawat terbang. Menurut Putu, disediakan kursi roda yang mencukupi dan prioritas dalam antrean untuk pemeriksaan dokumen.

Ditambahkan oleh Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Ditjen Perhubungan Udara, Capt. M. Mauludin, di kabin pesawat, jemaah lansia diberi perhatian khusus, terutama untuk evakuasi.

“Jemaah lansia akan mendapat perhatian khusus agar merasa aman dan nyaman selama penerbangan,” ucap Mauludin.