Lawan Covid-19, Boeing Tunjukan Perangkat dan Teknik Kebersihan Pesawat Terbang Terkini

Read Time:2 Minute

Boeing dan Universitas Arizona, AS, menghasilkan solusi pembersihan pesawat terbang terkini, yang mampu membasmi virus penyebab Covid-19 secara efektif.

Boeing pun menuntaskan pengujian sebagai bagian dari inisiatif Confident Travel Initiative (CTI). Inisiatif ini untuk meningkatkan keamanan serta kenyamanan penumpang dan kru penerbangan di tengah pandemi Covid-19.

“Meski solusi pembersihan tersebut telah teruji di lingkungan lain, pesawat terbang memiliki karakteristik yang berbeda. Penting bagi kami untuk melakukan evaluasi dan konfirmasi bahwa bahan kimia dan teknik yang kami rekomendasikan untuk digunakan oleh pelanggan kami adalah efektif dan teruji secara nyata,” kata Mike Delaney, yang memimpin upaya CTI Boeing dalam jumpa media virtual, Kamis (22/10/2020).

Pengujian dilakukan bersama dengan peneliti dari Universitas Arizona. “Dengan kerja sama ini, kami dapat memanfaatkan keahlian mereka dalam ilmu virologi yang diakui dunia dalam menjalankan tes ini,” ungkap Delaney.

Pengujian dilakukan di dalam pesawat Boeing yang kosong dengan virus yang aktif, sepanjang musim panas. Virus ini dikenal sebagai sebagai MS2. Virus bakteriofag MS2 adalah virus yang aman dan tidak berbahaya bagi manusia. Virus ini lebih sulit dibasmi dibandingkan dengan SARS-CoV-2.

Kajian ilmiah dan industri telah menggunakan virus MS2 selama bertahun-tahun. Namun belum pernah diuji di dalam kabin pesawat terbang.

Fakultas Sains Lingkungan Hidup di Universitas Arizona menyediakan virus MS2 dan melakukan analisis terhadap hasil pengujian. Disimpulkan ada korelasi hasil pengujian tersebut dengan virus SARS-CoV-2; virus penyebab Covid-19, dalam lingkungan laboratorium yang terlindungi.

“Penelitian ini merupakan pengujian dan validasi, yang pertama. Solusi desinfektan teruji dapat memusnahkan SARS-CoV-2 pada pesawat terbang,” ungkap Dr. Charles Gerba, ahli mikrobiologi dari Universitas Arizona.

Dia menambahkan, “Perlu dicatat bahwa kita tidak hanya berbicara mengenai SARS-CoV-2, tapi juga virus dan mikroorganisme lainnya.”

Kajian itu menempatkan MS2 pada titik-titik yang sering disentuh pada seluruh kabin. Pada meja lipat, pegangan kursi, bantal, tempat penyimpanan bagasi, serta di lavatory dan galley.

Para teknisi melakukan disinfeksi di semua area itu dengan berbagai produk dan teknologi. Desinfektan kimia digunakan melalui dua cara: pembersihan permukaan secara manual dan melalui penyemprot elektrostatis. Penyemprot ini adalah alat yang menyebarkan desinfektan cair melalui semprotan halus.

Pengujian tersebut juga mengukur kinerja tongkat ultraviolet Boeing dan lapisan antimikrobial. Lapisan antimikrobial adalah pelapis tahan lama yang berfungsi menghancurkan kuman dan virus pada permukaan.

Analisis dilakukan terhadap setiap bidang pascapenerapan disinfeksi untuk menentukan efektivitasnya. Hasil menunjukkan tingkat efektivitas yang berbeda-beda, tapi semua produk, metode, dan teknologi yang telah direkomendasikan, berhasil memusnahkan virus MS2.

Boeing dan Universitas Arizona terus menguji metode kebersihan yang direkomendasikan di laboratorium untuk melawan SARS-CoV-2 dan virus serupa lain. Hal ini dilakukan agar dapat melakukan validasi lebih lanjut terhadap keampuhannya.

Foto: Boeing