Larangan Terbang Bawa Penumpang, Citilink Fokus Angkut Kargo

Menyusul larangan pemerintah agar maskapai penerbangan niaga tidak mengangkut penumpang (penerbangan reguler dan carter) di wilayah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan zona merah penyebaran Covid-19 selama periode 25 April – 31 Mei, Citilink Indonesia kini fokus mengoptimalisasi armada dengan melayani pengiriman kargo.

“Citilink telah mengoperasikan penerbangan kargo secara penuh untuk membantu kelancaran proses distribusi logistik di berbagai wilayah,” ujar Direktur Utama Citilink Indonesia, Juliandra Nurtjahjo di Cengkareng, Senin (27/4/2020).

Juliandra menjelaskan, layanan pengiriman kargo ini dilakukan melalui penerbangan kargo carter maupun reguler setiap harinya. Cakupan layanan ini meliputi berbagai kota di Tanah Air seperti Medan, Banjarmasin, Pontianak, dan Makassar.

Baca Juga:

Indonesia Cuma Ada 5 Penerbangan, Sejumlah Maskapai Asing Ramaikan Langit Timur

Pemerintah Larang Angkut Penumpang, AP 2 dan Maskapai Genjot Kargo

Selain itu, untuk jadwal-jadwal tertentu dengan tujuan kota Manado, Balikpapan, Batam, Pekanbaru, Surabaya, Denpasar, Padang, Palembang, dan Kupang. Sementara rute internasionalnya ke Singapura dan kota-kota di Cina.

Dia menyebutkan, armada yang digunakan untuk mengangkut kargo ini adalah pesawat jenis Airbus A320 dengan kapasitas angkut kargo sebesar 15 Ton dan Airbus A330 yang kapasitasnya 24 Ton.

Kata Juliandra, dalam rangka menjaga kebersihan dan sterilisasi kabin pesawat, Citilink juga melakukan desinfeksi armada yang digunakan setiap harinya sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Proses desinfeksi dilakukan di area kabin maupun kompartemen untuk memastikan aspek kebersihan pada pesawat sehingga armada tetap higienis ketika melakukan pengiriman logistik ke berbagai daerah,” tandasnya.