Fri. Feb 28th, 2020

Korean Air Pilih Pratt & Whitney GTF ™ untuk Tenagai 50 A321neo

Foto: Dok. Korean Air

                                   

Maskapai Korean Air mengumumkan memilih mesin GTF ™ pabrikan Pratt & Whitney untuk menjadi dapur pacu 50 armada pesawat Airbus A320neo. Pesawat perdana direncanakan akan dikirim mulai tahun 2021.

Pengumuman tersebut dilakukan pada hari pertama digelarnya pameran Singapore Airshow 2020 di Changi Exhibition Centre, Selasa (11/2/2020).

Selain itu, maskapai asal Korea Selatan tersebut juga mengatakan bahwa Divisi Pemeliharaan dan Rekayasa mereka akan bergabung dengan jaringan MRO mesin Pratt & Whitney GTF PW1100G-JM.

Baca Juga:

Mesin PW207V Pratt & Whitney Jadi Dapur Pacu Helikopter VRT500 Rusia

DORSCON Oranye, Boeing Batal Bawa ecoDemonstrator ke Singapore Airshow

“Kami menantikan terus efisiensi, penghematan bahan bakar, dan manfaat lingkungan dari pesawat A321neo terbaru yang ditenagai oleh mesin Pratt & Whitney GTF. Bergabung dengan jaringan MRO GTF adalah tonggak penting yang akan memungkinkan Korean Air untuk meningkatkan kemampuan MRO-nya,” tutur Wakil Presiden Eksekutif sekaligus COO Korean Air, Soo-Keun Lee dalam pernyataan tertulisnya, Selasa.

Saat ini Korean Air mengoperasikan 10 pesawat Airbus A220-300 yang ditenagai mesin Pratt & Whitney PW1500G. Selain itu, armada Korean Air yang ditenagai Pratt & Whitney mencakup 18 unit Boeing 777, enam 747, dan 29 A330. Korean Air juga mengoperasikan armada 10 A380 yang ditenagai mesin Engine Alliance GP7200, perusahaan patungan antara Pratt & Whitney dan General Electric.

“Pratt & Whitney telah berbagi hubungan dan sejarah yang lama dengan Korean Air sejak akhir 1960-an dan kami merasa terhormat untuk memberi kekuatan pada armada generasi berikutnya. Kami menghargai kepercayaan Korean Air yang berkelanjutan pada Pratt & Whitney dan kami tetap berkomitmen untuk mendukung armada mereka selama tahun-tahun yang akan datang,” kata CCO Pratt & Whitney, Rick Deurloo.