Fri. May 29th, 2020

KKP Tolak Keberangkatan Lebih dari 100 Calon Penumpang Pesawat di Soekarno-Hatta

Angkasa Pura II (AP 2) menerapkan sistem antrean baru di Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk mencegah penumpukan calon penumpang pesawat. Sumber gambar: AP 2.

                                   

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Internasional Soekarno-Hatta melaporkan bahwa hingga kini mereka telah menolak keberangkatan lebih dari 100 calon penumpang pesawat karena tidak memenuhi syarat di dalam SE No. 04/2020.

“Sudah lebih dari 100 calon penumpang yang keberangkatannya ditolak,” tutur Kepala KKP Bandara Soekarno-Hatta, Anas Ma’ruf, Rabu (20/5/2020).

Anas menjelaskan, sejak di SCP I dilakukan pemeriksaan ketat terhadap para calon penumpang pesawat. Dia mengakui, memang terdapat sejumlah calon penumpang pesawat yang masih tidak membawa dokumen perjalanan dengan lengkap. Selain itu, ada pula yang dokumennya sudah kadaluarsa.

Baca Juga:

Antisipasi Skenario New Normal, AP 2 Siapkan Digitalisasi Pemeriksaan Dokumen di Bandara

Dimodif dari Konfigurasi Penumpang, Pesawat Kargo Perdana Citilink Diuji DKPPU

“Surat-surat keterangan tidak valid, mulai dari surat tugas dan lainnya. Calon penumpang juga ada yang membawa surat keterangan rapid test atau PCR yang sudah kedaluwarsa,” ungkapnya.

Selain itu, kata dia, terdapat ratusan orang yang ditolak berangkat karena langsung datang ke bandara tanpa memiliki tiket penerbangan dan tidak membawa satu pun dokumen yang dipersyaratkan.

Seperti diketahui, di tengah pembatasan penerbangan ini, calon penumpang pesawat yang diizinkan melakukan perjalanan adalah mereka yang termasuk dalam kriteria pengecualian dan memenuhi dokumen yang dipersyaratkan sesuai dengan SE No. 04/2020 yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.