Kirim Surat ke Boeing, Garuda Nggak Mau Seri Apapun dari 737 MAX

Maskapai Garuda Indonesia telah mengirim surat kepada Boeing Company untuk membatalkan pesanan 49 pesawat tipe 737 MAX 8 dari total 50 unit yang dipesan.

Satu unit telah diterima maskapai pada 21 Desember 2017. Namun sejak 12 Maret 2019 pesawat tersebut dilarang terbang oleh Kementerian Perhubungan menyusul kecelakaan fatal seri pesawat tersebut milik Lion Air (29 Oktober 2018) dan Ethiopian Airlines (10 Maret 2019).

Saat ini Garuda sedang melakukan negosiasi untuk mengganti tipe pesawat yang dipesan.

“Kita sudah kirim surat (ke Boeing) minta cancel. Memang sekarang kita lagi negosiasi, nanti akan pergantian tipe pesawat,” ungkap Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko sekaligus Plt Direktur Utama Garuda Indonesia, Fuad Rizal di Cengkareng, Jum’at (27/12/2019).

Maskapai pelat merah ini menegaskan bahwa tidak ingin menerima seri apapun dari tipe pesawat 737 MAX.

“Kita sudah bilang (ke Boeing), kita enggak mau seri apapun untuk MAX,” tegasnya.

Seperti diketahui, produk pesawat 737 MAX 8 pabrikan Boeing memiliki cacat pada sistem anti-stall pesawat (Maneuvering Characteristics Augmentation System/ MCAS). Fitur terbaru pada produk teranyar pabrikan pesawat asal Amerika Serikat ini berkontribusi terhadap kedua kecelakaan udara fatal tersebut.