Kemenhub Sebut Aturan Insentif untuk Maskapai Nasional Segera Keluar

Untuk menyelamatkan kelangsungan hidup bisnis maskapai, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan mengeluarkan aturan tentang pemberian insentif. Aturan tersebut termaktub dalam revisi pasal 14 Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 18/2020.

Aturan tersebut dicetuskan agar maskapai penerbangan nasional dapat sedikit lebih bernafas lantaran kebijakan Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dari pemerintah membatasi tingkat keterisian penumpang pesawat komersial maksimal 50 persen.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Novie Riyanto menyebutkan aturan tentang kenaikan tarif batas atas (TBA) dan tarif batas bawah (TBB) tiket pesawat ini akan segera dikeluarkan, karena hanya perlu menunggu teken Menteri Perhubungan.

“Akan segera keluar dan akan berlaku efektif tiga hari kemudian,” ungkap Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Novie Riyanto, seperti dikutip kontan.co.id, Kamis (16/4/2020).

Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemhub Novie Riyanto, aturan pelaksana kenaikan TBA dan TBB sebesar dua kali lipat dari perhitungan saat ini sedang dituntaskan.

Baca Juga:

Booking Penerbangan Bulan Ini Nihil, INACA Mohon Insentif ke Pemerintah

Tarif Tiket Bakal Naik 2 Kali Lipat, Maskapai: Sangat Dinanti!

“Penetapan TBA dan TBB yang baru hanya bersifat sementara selama PSBB sebagai kompensasi kerugian maskapai karena hanya boleh mengangkut 50 persen kapasitas,” ujar Novie.

Sejumlah insentif lainnya adalah pengurangan biaya-biaya kebandarudaraan, navigasi dan relaksasi perpajakan bagi perusahaan penerbangan.

“Terkait dengan insentif yang akan diberikan kepada penerbangan berupa stimulus kalibrasi peralatan penerbangan, stimulus pendaratan, penempatan dan penyimpanan pesawat udara (PJP4U), dan pengurangan bea impor suku cadang pesawat terbang,” urainya.

Sayangnya, Novie belum bisa merinci angka masing-masing insentif lantaran masih dalam pembahasan. Pemerintah berharap insentif itu bisa menjadi stimulus untuk memberikan kemudahan-kemudahan dan pengurangan beban perusahaan penerbangan.