Kembangkan 2 Bandara di Jawa Tengah, Kemenhub Gelontorkan Rp142miliar

Saat ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah melakukan pekerjaan pengembangan dua bandara di Provinsi Jawa Tengah. Keduanya adalah Bandara Dewadaru di Karimunjawa, Jepara dan Bandara Ngloram Cepu, Blora.

Hari ini (Sabtu, 11/1/2020), Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi dijadwalkan meninjau langsung proyek pengembangan kedua bandara.

“Dijadwalkan bapak Menhub akan meninjau dua bandara tersebut pada hari ini,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, di Jakarta, Sabtu pagi.

Pengembangan Bandara Dewadaru dilakukan untuk mempermudah aksesibilitas dan meningkatkan kunjungan wisata. Bandara ini akan menjadi pintu gerbang menuju Pulau Karimunjawa yang menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) bersama Borobudur, Dieng, dan Sangiran.

Saat ini, untuk menuju lokasi tersebut bisa diakses melalui jalur udara melalui Bandara Ahmad Yani di Semarang dan jalur laut dengan kapal ferry dari Pelabuhan Jepara.

Bandara Dewadaru memiliki panjang landas pacu berukuran 1200 x 30 meter dan luas terminal hanya 220 meter persegi. Pada tahun 2020, landas pacu akan diperpanjang menjadi 1.600 m dan akan dilakukan pembangunan terminal baru yang kapasitasnya lebih besar. Ditargetkan pengembangan bandara ini selesai pada tahun 2021.

Saat ini, penerbangan tujuan Karimunjawa sangat terbatas. Dari Semarang tersedia penerbangan Wings Air dengan frekuensi penerbangan tiga kali sepekan, menggunakan pesawat jenis ATR 72 dan penerbangan carter Airfast.

Sementara, Bandara Ngloram dikembangkan Kemenhub menjadi bandara komersial. Jika bandara ini sudah dapat beroperasi, harapannya akan dapat memudahkan investor untuk berinvestasi di daerah Cepu, Blora dan Bojonegoro yang merupakan pusat kegiatan tambang minyak.

Pengembangan yang dilakukan di bandara ini dengan perpanjangan landas pacu, dari semula 1.200 meter menjadi 1.600 meter. Dengan demikan, bandara ini bisa dilintasi pesawat ATR 72. Ditargetkan pembangunan bandara bisa selesai pada akhir tahun ini.

Total anggaran yang dikeluarkan Kemenhub untuk pengembangan dua bandara ini sebesar Rp142miliar. Untuk Bandara Ngloram dialokasikan Rp122miliar, sementara Bandara Dewadaru hanya Rp20Miliar.