Kejar Jadwal Kirim, Russian Helicopters Genjot Produksi Produk Pertahanan di Tengah Covid-19

Progress Arsenyev Aviation Company, perusahaan anak Russian Helicopters Holding Company melanjutkan pemenuhan pesanan produk pertahanan negara. Pekerjaan dilakukan sesuai jadwal dan dalam skala penuh. Saat ini, upaya tersebut melibatkan lebih dari 4.000 karyawan perusahaan.

Sepanjang pekan lalu, berdasarkan kesepakatan dengan pemerintah daerah, Progress Arsenyev Aviation Company secara bertahap meningkatkan jumlah karyawan yang terlibat. Namun demikian, faktor kesehatan dan keselamatan kerja (K3) tetap menjadi konsentrasi perusahaan, terlebih dalam situasi sulit pandemi Covid-19.

“Ketika mereka (pekerja) melanjutkan pekerjaan mereka, tim (dari) pabrik mengamati semua kebutuhan dan standar sanitasi serta epidemiologis yang diberlakukan oleh Badan Federal Rusia untuk Pengawasan Perlindungan Hak Konsumen dan Kesejahteraan Manusia (Rospotrebnadzor),” Tulis perusahaan dalam siaran pers yang IndoAviation terima, Jum’at (17/4/2020).

Pekerjaan pemenuhan pesanan produk pertahanan negara dilakukan sesuai jadwal dan skala penuh. Oleh karena itu, tidak ada perkiraan output tahunan atau target keuangan yang bakal direvisi. Begitu pula tidak ada penundaan pembayaran berdasarkan kewajiban kredit perusahaan.

Proses produksi terus dipantau oleh Direktur Pelaksana.

Baca Juga:

Russian Helicopters Kirim Seri Pertama Mi-38 ke Pelanggan

Perusahaan UEA Akuisisi 50% Saham Unit Usaha Russian Helicopters

Menurut dinas setempat untuk pencegahan infeksi Covid-19, hingga 16 April 2020 tidak ada kasus virus Corona terkonfirmasi di wilayah Arsenyev.

Namun demikian, dengan adanya pandemi global virus mematikan ini, perusahaan meningkatkan standar prosedur operasional kerja dari segi K3 untuk mencegah pandemi.

Di pintu masuk pabrik, karyawan membersihkan tangan mereka dengan alat desinfektan dan menerima alat pelindung diri. Selain itu, kamera-kamera termografis dipasang di titik pemeriksaan pintu masuk untuk pengukuran cepat suhu tubuh karyawan.

Pada siang hari, karyawan membersihkan tangan mereka dengan antiseptik dan menjaga jarak 1,5 meter yang direkomendasikan di tempat kerja mereka. Gedung beserta halaman pabrik dirawat dengan solusi disinfektan. Radio pabrik secara teratur menyiarkan pengingat tentang perlunya untuk secara ketat mengamati langkah-langkah pencegahan.

Selama masa swa-isolasi, fasilitas menjahit perusahaan menghasilkan 9.000 masker pelindung yang dapat digunakan kembali. Selain itu, karyawan juga menerima masker dan sarung tangan sekali pakai.