Fri. Jun 5th, 2020

Kapal Tol Laut Bisa Salurkan APD ke Pelosok

                                   

Kapal-kapal tol laut dimanfaatkan dengan optimal untuk menyalurkan perlengkapan bagi para dokter dan petugas medis yang ada di berbagai pelosok daerah. Saat ini para dokter dan petugas medis menjadi garda terdepan dalam melawan penularan dan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Peran kapal tol laut yang selama ini menjadi tumpuan pengiriman logistik ke daerah tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan (3TP), dapat dimanfaatkan untuk mengirimkan peralatan dan perlengkapan medis. Kami pun sudah menggratiskan distribusi alat pelindung diri (APD) ke Tahuna, Sulawesi Utara,” ujar Capt. Wisnu Handoko, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Ditjen Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan di Jakarta, Senin (6/4/2020).

Wisnu mengatakan, beberapa waktu lalu Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri melakukan koordinasi serta meminta dukungan untuk pengiriman APD ke berbagai pelosok di Indonesia. Untuk itu, Ditjen Perhubungan Laut telah menerbitkan surat yang ditujukan kepada Direktur Utama PT Pelni, Direktur Utama PT Djakarta Lloyd, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Direktur Utama PT Temas, Direktur Utama PT Pelangi Tunggal Ika, dan Direktur Utama PT Luas Line.

Mereka diminta untuk turut mendukung dan membantu pengiriman APD melalui tol laut tanpa mengabaikan prosedur dan ketentuan yang berlaku. Pemanfaatan tol laut untuk distribusi APD agar berjalan dengan baik, sehingga dapat membantu para dokter dan petugas medis dalam melaksanakan tugas mulia.

Spesifikasi APD yang dikirimkan adalah yang dibutuhkan dalam menangani virus corona. Antara lain, penutup kepala (nurse cap), kacamata pelindung (safety goggle), pelindung wajah dan masker (masker N95 dan masker surgical), penutup telinga, jas laboratorium/apron/cover all suit, sarung tangan, dan pelindung kaki (sepatu boots/safety shoes).

Program tol laut telah berjalan sejak tahun 2016. Kapal yang melayani program tol laut ada 26 kapal saat ini. Terdiridari 14 kapal negara, lima kapal Pelni, lima kapal ASDP, dan dua kapal swasta. Jumlah trayeknya ada 26 trayek, tiga pelabuhan pangkal, enam pelabuhan transhipment, dan 90 pelabuhan singgah.

Foto: Ditjen Pehubungan Laut