Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov Terbakar Lagi

IndoAviation – Satu-satunya kapal induk Angkatan Laut Rusia, Admiral Kuznetsov, terbakar saat menjalani perbaikan di Murmansk.

Mengutip pernyataan Kepala United Shipbuilding Corporation, Alexei Rakhmanov,  media Rusia RIA Novosti, 22 Desember 2022, menuliskan ada kebakaran kecil di dalam kapal. Kebakaran itu terjadi saat kapal sedang menjalani perbaikan di drydock.

“Api dapat cepat dipadamkam. Kebakaran itu tidak menimbulkan kerusakan atau korban jiwa,” kata Alexei Rakhmanov seperti dikutip Kommersant.

Insiden di  Admiral Kuznetsov ini pun bukan yang pertama terjadi.

Pada 2018, sebuah derek jatuh ke geladak kapal akibat galangan kapal tiba-tiba tenggelam. Insiden itu menyebabkan kerusakan besar pada kapal.

Pada 2019, kebakaran terjadi di Admiral Kuznetsov saat proses pengelasan. Insiden ini menewaskan tiga orang pegawai dan 12 lainnya terluka. Kuznetsov mengalami kerusakan parah.

Pada tahun 2021, media Rusia menuliskan bahwa direktur galangan kapal tempat Admiral Kuznetsov menjalani perbaikan ditangkap dan dituduh menggelapkan lebih dari setengah miliar dollar biaya yang dialokasikan untuk pekerjaan perbaikan.

Admiral Kuznetsov menjalani perbaikan di Murmansk sejak tahun 2017, setelah menjalankan misi militer di Suriah. Perbaikan dimaksudkan untuk memperpanjang usia pakai kapal hingga 25 tahun ke depan.

Perbaikan dijwadwalkan selesai tahun 2020 atau 2021. Namun karena sejumlah sebab, termasuk sempat mengalami kebakaran saat dalam perbaikan, akhirnya batas waktu penyelesaian perbaikan diperpanjang hingga 2023.

Tak lama setelah itu, diumumkan juga perlunya perbaikan pada peralatan listrik, dek penerbangan, jalur ski jump, dan mesin kapal. Akhirnya, jadwal operasi kapal mundur ke 2024.

Admiral Kuznetsov mulai menjalankan misi militernya tahun 1990 sebagai andalan Angkatan Laut Soviet dan menjadi kapal induk pertama kelas Kuznetsov. Kapal ini dirancang dapat membawa hingga 24 pesawat, terutama jet tempur Sukhoi Su-33 dan MiG-29K.

Kuznetsov adalah satu-satunya kapal induk yang pernah dibuat Uni Soviet. Ia menjadi satu-satunya kapal induk yang tetap dioperasikan Angkatan Laut Rusia.

Satu kapal induk lain kelas Kuznetsov tidak sempat diselesaikan. Kapal ini  dijual ke Cina dan diberi nama Liaoning yang sekaligus menjadi kapal induk pertama Angkatan Laut Cina.