Fri. May 29th, 2020

jetBlue Tiadakan Kursi Tengah Pesawat Mulai 4 Juni

Ilustrasi kabin penumpang pesawat. Sumber gambar: jetBlue.

                                   

Maskapai penerbangan bertarif rendah (LCC) asal Amerika Serikat (AS), jetBlue meniadakan kursi tengah penumpang di armada pesawatnya. Kebijakan itu diterapkan menyusul dikeluarkannya protokol kesehatan oleh pemerintah untuk menjaga jarak fisik (physical distancing) antarindividu, untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Kursi tengah akan diblok di pesawat jenis Airbus dan kursi dekat lorong akan diblok di pesawat yang lebih kecil, Embraer 190.

Menjaga jarak fisik antarindividu merupakan protokol kesehatan yang tak bisa ditawar-tawar di masa pandemi global Covid-19.

Dikutip dari Forbes, kebijakan tersebut akan diberlakukan mulai 4 Juni 2020 hingga periode liburan musim panas di AS.

Baca Juga:

Insiden Jatuhnya Pesawat Pakistan, 97 Orang Meninggal dan 2 Selamat

Sejak 1970an Pentagon Belum Temukan Mesin Baru B-52, Kini Giliran USAF yang Cari Sendiri

“Kami jamin Anda tak akan duduk bersebelahan dengan orang asing. Kalau Anda melihat ada tiga orang duduk berdampingan dalam satu deret bangku, kami pastikan mereka adalah orang yang bepergian bersama,” ujar pejabat jetBlue, Derek Dombrowski.

Selain penjarakan fisik, hal lain yang diterapkan sesuai protokol kesehatan tersebut di antaranya; memeriksa suhu tubuh para awak kabin dan pengasapan elektrostatik pesawat.

“Seiring dengan dilonggarkannya aturan lockdown di AS maka akan lebih banyak orang yang akan bepergian dengan pesawat dan kami ingin mereka merasa lebih aman dengan Jetblue,” tutur COO jetBlue, Joanna Geraghty.

Bukan hanya jetBlue, sejumlah maskapai AS juga sudah berkomitmen mengurangi penumpang untuk mematuhi protokol kesehatan. Mereka juga membatasi jumlah penumpang menjadi hanya 50 persen dari total kapasitas kursi dalam setiap penerbangan.