Fri. Feb 28th, 2020

Jamin Wisatawan Aman, Keamanan Pelabuhan Dikampanyekan di Lombok

                                   

Performa keamanan pelabuhan yang baik akan meningkatkan kepercayaan dari pengguna jasa, dalam hal ini industri kapal pesiar dan investor. Maka diperlukan sinergi yang baik antara pemangku kepentingan dan masyarakat untuk bersama-sama meneguhkan komitmen bahwa keamanan pelabuhan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan begitu, wisatawan dan pengguna jasa pelabuhan merasa aman dan nyaman.

Demikian disampaikan Kasubdit Patroli dan Pengamanan Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Capt. Ramadhan Hasri Harahap mewakili Dirjen Perhubungan Laut saat membuka kegiatan Maritime and Port Security Awareness Program di Pelabuhan Gili Mas, Lembar, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (13/2/2020).

Dua hari sebelumnya, Kampanye Kesadaran Keamanan Maritim dan Pelabuhan itu digelar pula di Labuan Bajo, NTT. Kegiatan ini dilaksanakan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Direktorat KPLP bersama dengan Australian Department of Home Affair.

Ramadhan mengatakan, Lombok merupakan daerah wisata yang banyak dikunjungi oleh kapal-kapal pesiar yang membawa wisatawan asing. Peran Pelabuhan Lembar sebagai pintu gerbang kunjungan wisatawan jadi krusial. Gangguan keamanan yang terjadi, baik terhadap pelabuhan maupun kapal penumpang, dapat berdampak sangat fatal dan berisiko mengganggu roda perekonomian lokal bahkan nasional.

“Kehadiran kami di sini juga untuk memberikan informasi yang memadai tentang aktivitas apa saja yang dapat dikategorikan mencurigakan (suspicious activities) dan berpotensi menjadi ancaman keamanan pelabuhan serta respons pelaporan yang diharapkan,” tutur Ramadhan.