Thu. Dec 12th, 2019

Hasil Peneilitan Transportasi dari Berbagai Institusi Belum Sinergi

Banyak institusi melakukan penelitian di bidang transportasi. Namun akan lebih baik bila penelitian-penelitian tersebut dapat disinergikan dalam suatu agenda yang sama. Dengan begitu, dapat menghasilkan suatu kesatuan penelitian yang bermanfaat.

Demikian dikemukakan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, usai membuka acara International Conference of Transportation Research and Innovation (IC-TRI) di Jakarta, Rabu (13/11/2019). Konferensi dua hari yang diselenggarakan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan (Balitbanghub) ini bertema “Menuju Transportasi yang Terintegerasi, Cerdas, dan Berkelanjutan”.

Menurut Budi, pengembangan transportasi di Indonesia memerlukan dukungan berbagai penelitian. Penelitian di bidang transportasi berupa riset atau inovasi menjadi dasar rekomendasi dalam pembuatan regulasi atau kebijakan. ”Kami selalu berupaya untuk memberikan yang terbaik melalui strategi-strategi akselerasi pengembangan transportasi,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Balitbanghub Sugihardjo mengatakan, belum ada sinergi hasil penelitian yang dilakukan antarlembaga. Hal ini memungkinkan terjadinya duplikasi kegiatan penelitian, juga tidak termanfaatkannya hasil penelitian untuk pengembangan transportasi di Indonesia.

Sugihardjo menambahkan, IC-TRI digelar untuk menyebarluaskan hasil riset transportasi yang dilakukan oleh institusi-institusi penelitian di seluruh Indonesia. “IC-TRI sebagai media komunikasi antar-stakeholder yang terkait dengan kegiatan riset dan inovasi transportasi nasional,” katanya.

Dalam ajang IC-TRI juga bisa diidentifikasi dan dipetakan kondisi serta posisi kegiatan riset dan inovasi transportasi nasional. Di samping itu, akan dibentuk Forum Riset dan Inovasi Transportasi Nasional serta memformulasikan agenda riset tersebut.

Menteri Riset dan Teknologi, Bambang Brojonegoro yang memaparkan program riset dan inovasi tahun 2020-2024 menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya IC-TRI. “Saya optimis, hasil-hasil riset itu bisa disinergikan dan diimplementasikan, juga dikolaborasikan dengan industrinya,” ucapnya.

Begitu juga yang diungkapkan Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Kementerian Koordinator Maritim Ridwan Djamaluddin. “Kegiatan ini sangat baik. Transportasi merupakan kebutuhan sehari-hari. Kita sebagai negara besar dengan banyak orang tentu memerlukan investasi yang besar untuk transportasi. Tinggal koordinasi dari aspek invensi ke inovasi dan harus disempurnakan. Nanti, forum bisa menjembatani itu.”

Akhirnya, Budi mengatakan, “Saya harap adanya forum riset dan inovasi dapat mendorong riset transportasi lebih kaya dan berkelanjutan. Rumusan strategi yang terstruktur, sistematis, dan terintegrasi hanya dapat diperoleh dari serangkaian kegiatan penelitian dan kajian yang terarah, terencana, dan terkoordinasi antar-pihak-pihak terkait.”

Foto: Balitbanghub

Baca ini juga ya!